Loading...
You are here:  Home  >  Hukum & Kriminal  >  Artikel ini

Tamzil Disidangkan Hari Ini



Reporter:    /  @ 02:51:04  /  15 Oktober 2014

    Print       Email

KUDUS – Sidang kasus dugaan korupsi dana alokasi khusus (DAK) sarana prasanara (sarpras) pendidikan tahun 2004 di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kudus, mulai disidangkan secara resmi hari ini. Agendanya adalah pembacaan surat dakwaan bagi ketiga terdakwa.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Kudus Amran Lakoni mengatakan, sidang yang akan digelar hari ini tersebut, akan menghadirkan tiga orang terdakwa. Yakni mantan Bupati Kudus HM Tamzil, mantan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Ruslin, dan Direktur CV Gani & Son Abdulgani Aup.

”Agenda besok (hari ini, red) adalah pembacaan surat dakwaan terhadap ketiga terdakwa. Sidangnya digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Semarang, dengan masing-masing terdakwa sudah ada majelis hakimnya sendiri-sendiri,” tuturnya, kemarin (14/10).

Ketiga terdakwa itu, menurut Amran, akan disidang secara terpisah. Karena berkas ketiganya juga terpisah. Nantinya, dari Kejari Kudus akan menerjunkan tiga orang jaksa penuntut umum, dibantu dengan tiga orang dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Tengah. ”Kita memang dibantu dari sana. Dan sidangnya nanti juga akan dilakukan berurutan di antara ketiganya,” katanya.

Ditanya mengenai pasal yang akan dikenakan dalam kasus tersebut, Amran mengatakan jika ketiganya dijerat dengan pasal dakwaan primer telah melakukan tindak pidana melanggar pasal 2 ayat (1) jo pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Tindak Pidana Korupsi. Juga dijerat dengan dakwaan subsidair pasal 3 jo pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Tipikor. 

Berkas ketiganya, memang sudah dilimpahkan Kejari Kudus ke Pengadilan Tipikor pada tanggal 6 Oktober 2014 lalu. Majelis hakim yang akan menyidangkan kasus ini, juga memutuskan untuk menahan ketiga terdakwa selama 30 hari ke depan. Yakni terhitung mulai tanggal 6 Oktober hingga 4 November 2014 mendatang. mereka ditahan di Rutan Kelas I Kedungpane, Semarang.

”Tentu saja kami sudah siap menghadapi sidang tersebut. Sudah kami siapkan semuanya. Termasuk penyidik dan semua bahannya. Semua sudah siap. Kita akan bacakan dalam surat dakwaan kita kepada ketiga terdakwa nantinya,” terangnya kemudian.

Disinggung mengenai apakah akan ada pelaku atau tersangka baru dalam kasus ini, Amran mengatakan jika semuanya harus dilihat dari fakta-fakta yang ada di persidangan. Termasuk juga apa yang disampaikan oleh para terdakwa nanti di persidangan.

”Ya, kita lihat saja nanti. Apakah kemudian ada fakta-fakta baru yang akan muncul di persidangan. Dari sana kan, bisa dikembangkan. Apakah kemudian ada pelaku lain yang terlibat kasus ini atau tidak. Semua masih menunggu proses persidangan yang ada,” imbuhnya. (Merie)

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →