Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Jepara  >  Artikel ini

Pedagang di Pasar Ngabul Lama Minta Benahi Fasilitas



Reporter:    /  @ 02:42:56  /  15 Oktober 2014

    Print       Email

Pedagang Pasar Ngabul Lama menggelar aksi protes dengan membawa spanduk dna poster, yang berisi penolakan relokasi ke pasar baru, di aula kantor UPTD Tahunan, kemarin. Mereka menolak, karena pasar baru belum dilengkapi fasilitas memadai. (KOMA / Wahyu KZ)

JEPARA – Dinas Koperasi UMKM dan Pasar Jepara tidak hentinya melakukan sosialisasi tentang relokasi, namun upaya tersebut mendapat tentangan dari pedagang di Pasar Ngabul Lama, Teruatam yang berjualan di dalam pasar. Hal itu mereka ungkapkan, ketika sosialisasi relokasi kembali digelar, di aula UPTD Disdikpora Kecamatan Tahunan, Selasa (14/10).

”Kami tak tertarik untuk pindah ke pasar yang baru. Walaupun digratiskan, kami menolak relokasi. Tuntutan kami, benahi dulu fasilitas di sana, baru kami bersedia,” tegas anggota Paguyuban Pedagang Pasar Ngabul Lama, Sugiarto. 

Menurutnya, relokasi yang dilakukan pemkab terlalu terburu-buru dan cenderung dipaksakan. Sebab, masih banyak fasilitas di pasar baru yang belum disediakan. Sementara, selain fasilitas, masih ada masalah lain, yaitu soal pembagian kios dan los.

”Jika pedagang direlokasi, maka akan menempati kios sebelah mana. Jumlah kios di pasar baru tidak mencukupi, bila dibanding jumlah pedagang di pasar lama,” jelas Sugiarto.

Sugiarto menambahkan, jumlah pedagang di Pasar Ngabul Lama, sekitar 177 pedagang. Dari jumlah itu, baru ada tiga pedagang dari pasar lama yang sudah membelinya. 

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi UMKM dan Pasar Jepara Mas’ud menyatakan, berdasarkan rencana awal relokasi, pedagang pasar lama akan diutamakan menempati kios di blok A. Yakni, yang menghadap jalan raya dan menghadap los pasar bagian dalam. Untuk

harga, mereka membayar separuh dari harga asli sesuai dengan luas blok kios.  (Wahyu KZ / Aries Budi)

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →