Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Grobogan  >  Artikel ini

Wahyu Teguh: Saya Serahkan ke Manajemen



Reporter:    /  @ 02:08:16  /  15 Oktober 2014

    Print       Email

Pemain Persipur Rizal Arif Faozi Akhmad (kiri) berebut bola dengan bek Persiku Johan Ibo di Divisi Utama musim lalu. Saat ini pelatih Wahyu Teguh menyerahkan sepenuhnya nasibnya bersama persipur ke manajemen. (Liga Indonesia)

GROBOGAN – Meski berhasil menyelamatkan Persipur dari jurang degradasi dan menempatkan tim kesayangan Wong Purwodadi di peringkat IV, eks pelatih Persipur Wahyu Teguh menyerahkan sepenuhnya masa depannya bersama Persipur kepada manajemen. Ia pun tidak bisa berbuat banyak lantaran jasanya sebagai mantan pelatih tergantung pada kebijakan manajemen. 

”Belum tahu untuk musim depan apa dipanggil lagi atau tidak. Manut manajemen Persipur saja,” ucapnya kepada Koran Muria.

Untuk saat ini, lanjutnya, dirinya lebih banyak menghabiskan waktunya bersama dengan pemain, teman serta keluarganya. Hanya saja, Wahyu juga tidak menutup diri jika dirinya dipanggil lagi untuk menangani Persipur musim depan.

”Kalau itu permintaan dan kesepakatan final dari manajemen saya bersedia. Apalagi, separuh jiwa saya memang berada di Persipur,” ungkapnya.

Meski begitu, ia tidak berambisi untuk asisten atau pelatih di klub lain jika dirinya tidak dipanggil lagi oleh Persipur. Hanya, saat ini dirinya tengah memfokuskan pada tekhnik strategi kepada para pemain Persipur yang dilatihnya. 

”Saat ini saya tetap berlatih bersama eks pemain lokal Persipur. Namun, latihan dilakukan di lapangan Desa Menduran Kecamatan Brati. Karena, kami tidak mendapatkan ijin dari pihak pengelola stadion mengingat sudah berakhirnya Divisi Utama,” terangnya

Wahyu menambahkan, dirinya bersama pemain Persipur sudah sepakat untuk latihan di lapangan desa pada hari Senin, Rabu, dan Jumat. Dirinya juga tidak menutup kemungkinan jika diajak bertanding dengan kampung lain. 

”Kami berkumpul dan latihan bersama pemain Persipur serta anak kampung disini. Jadi kesanya, tidak individual meski kami latihan di kampung orang,” imbuh Wahyu. (Nurokhim / Supriyadi)

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →