Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Blora  >  Artikel ini

Persikaba Belum Lakukan Evaluasi



Reporter:    /  @ 02:05:15  /  15 Oktober 2014

    Print       Email

Pemain Persikaba melakukan pertandingan Liga Nusantara Jateng 2014 di Stadion Kridosono Blora. Para pemain Persikaba belum menjalani evaluasi total usai melakoni Liga Nusantara Jateng.( KORAN MURIA)

BLORA – Manajer Teknik Persikaba Agus Puryanto menerangkan, bahwa hingga saat ini tim pelatih dan manajemen masih belum bisa melakukan evaluasi 100 persen. Padahal evaluasi menjadi hal penting menyusul kalahnya Persikaba di final Liga Nusantara Jateng 2014 atas Persekap Pekalongan.

”Kami memang akan mengevaluasi pemain. Tapi nanti menunggu keputusannya dari Ketua Umum Persikaba (Agung Waskito,red),” kata Agus, kepada Koran Muria.

Dia menilai, skuad Persikaba Blora mampu bermain apik selama melakoni Liga Nusantara 2014. Terbukti, mereka bisa sampai di final. Meski di pertandingan final, mereka kalah. Tapi soal permainan, anak asuhnya bermain sangat bagus. Hampir setiap waktu, pemain mengalami perkembangan.

Dia menyatakan ada beberapa bagian kecil yang harus dievaluasi terkait materi pemain. Namun untuk lebih jelasnya, manajemen langsung yang akan memberikan evaluasi dalam waktu dekat. Evaluasi menurutnya akan sangat berguna bagi Persikaba. Supaya bisa tampil lebih baik di musim depan.

Sementara itu, Agung Waskito mengaku belum bisa memastikan kapan waktu evaluasi anak asuh selepas menjalani kompetisi. ”Kami belum tahu akan dilakukan evaluasi. Kami belum putuskan waktunya,” kata Agung.

Persoalan evaluasi akan dibahasnya setelah berbagai urusan internal seperti gaji pemain selesai. Sampai saat ini, persoalan gaji belum juga selesai. Manajemen mengalami kesulitan menyediakan dana untuk gaji pemain.

Sampai sekarang, manajemen harus pontang-panting mencari pinjaman. Karena dana pembinaan minim. ”Gaji pemain sudah kami bayarkan setengah. Seluruh pemain sudah menerima,” ujarnya.

Jumlah itu, kata Agung, sesuai dengan jumlah dana pembinaan yang diterima dari KONI. Karena pencairan molor, maka KONI baru mencairkan dana ke seluruh cabang olahraga (cabor) setengah dari dana yang harus diterima tahun ini. 

Hal itu memang sesuai ketentuan yang diterapkan Bidang Pemuda dan Olahraga Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Blora. Yakni instansi atau lembaga yang memverfikasikan usulan pencairan dana. ”Setelah SPJ tahap pertama selesai, baru bisa mengajukan pencairan tahap kedua,’’ tambah Agung.

Dia menyebut, untuk pemain luar daerah malah sudah menerima gaji sejak kompetisi selesai. Mereka telah menerima haknya meski baru setengah. Sedangkan untuk pemain lokal, baru menerima gaji setengah, Senin (6/10). Tepatnya, setelah dia menerima dana pinjaman.  (Akrom Hazami)

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →