Loading...
You are here:  Home  >  Sosial  >  Artikel ini

TKI Asal Sidomulyo Tewas di Perairan Malaysia



Reporter:    /  @ 01:43:39  /  15 Oktober 2014

    Print       Email

REMBANG – Seorang tenaga kerja Indonesia (TKI) asal Dusun Pundong, Desa Sidomulyo, Kecamatan Sedan, bernama Muhtarom (35), dilaporkan meninggal dunia pada Selasa (14/10) pagi. TKI yang sedang dalam perjalanan menuju Tanah Air itu, meninggal dunia akibat tenggelam di Perairan Malaysia.

”Kami telah dihubungi oleh rumah sakit di Kota Tinggi Malaysia, sekitar pukul 07.00 pagi yang mengabarkan tentang penemuan mayat. Pihak rumah sakit menghubungi melalui nomor

adik ipar saya (Muhtarom) yang menyebutkan ada temuan mayat tiga orang TKI. Satu perempuan dan dua laki-laki,” ujar Kholil Zuhdi, kakak ipar korban, kemarin.

Ia menjelaskan, berdasarkan ciri-ciri korban yang disebutkan pihak rumah sakit dan nomor yang dipakai untuk menghubungi istri korban, pihak keluarga yakin bahwa salah satu jasad tersebut adalah Muhtarom. Setelah mendapat kabar duka, pihak keluarga langsung menghubungi rekan korban di Malaysia dan pihak Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Malaysia.

”Saat ini memang belum ada konfirmasi dari KBRI. Namun temannya sudah kami hubungi untuk mengecek jenazah Muhtarom, sekaligus membantu mengurus kepulangannya ke Indonesia,” katanya.

Menurut Zuhdi, Muhtarom telah dua tahun mencari nafkah di Malaysia tanpa mengantongi paspor resmi. Hal itu karena adik iparnya menjadi korban penipuan calo pengurusan paspor resmi. Korban diduga nekat pulang karena segera ingin berjumpa dengan istri dan keluarganya. 

Pihak keluarga berharap, KBRI di Malaysia membantu pemulangan jenazah Muhtarom. Keluarga di Rembang menginginkan jenazah yang bersangkutan dimakamkan di bumi kelahirannya.

”Setelah dua bulan menikah, Muhtarom pergi merantau ke Malaysia sebagai tukang jahit. Sudah dua tahun dan belum lama ini mengabarkan segera pulang. Semestinya Lebaran lalu pulangnya, namun tidak juga sampai rumah hingga muncul menerima kabar duka ini,” jelasnya. (Ahmad feri/sumarni)

 

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →