Loading...
You are here:  Home  >  Sosial  >  Artikel ini

Pelanggan Keluhkan Pelayanan Telkom untuk Area Wilayah Pati Kota



Reporter:    /  @ 02:39:53  /  14 Oktober 2014

    Print       Email

Costumer Service PT Telkom Pati tengah melayani konsumen. Sejak Sabtu (11/10) lalu, layanan di beberapa wilayah di Pati mengalami gangguan.(KOMA / Syamsul Falak)

PATI – Pelayanan PT Telkom untuk area wilayah Pati Kota kembali dikeluhkan pelanggan. Keluhan ini, salah satunya datang dari Ida (27) salah seorang karyawan komplek perkantoran di Sidokerto Kecamatan Pati Kota. Menurut dia, sejak Sabtu (11/10) lalu hingga kemarin, layanan telepon rumah maupun speedy di kantornya tidak berfungsi.

Padahal, dirinya tidak pernah sekalipun terlambat membayar tagihan telepon. Baik saat belum menggunakan layanan Speedy, maupun ketika sudah menggunakan layanan Speedy.

”Ini sangat tidak mengenakan untuk kami selaku pelanggan. Masalahnya kami bayar tepat waktu setiap bulannya, tetapi yang kami dapatkan malah pelayanan yang sangat buruk,” kata Ida, saat ditemui Koran Muria, Senin (13/10).

Ida mengungkapkan, dirinya sudah melaporkan permasalahan ini ke Telkom. Namun, belum ada respon apapun. Pihak Telkom hanya memberikan nama dan nomor telepon orang yang akan akan melakukan perbaikan.

”Selain jaringan telepon kantor mati, jaringan Speedy juga ikut mati. Padahal  dalam kegitan sehari-hari di kantor, kami sangat mengadalkan jaringan internet untuk kerja dan  interaksi dengan relasi,” ujarnya.

Terpisah, pihak Telkom mengatakan ganguan yang terjadi saat ini dikarenakan adanya kabel jaringan milik Telkom yang terputus. Kabel tersebut terkena alat berat proyek perbaikan irigasi di Jalan Sunan Kali Jaga Desa Sidokerto. Karena itu, baik jaringan Speedy maupun jaringan telpon tidak bisa berfungsi.

”Saat ini memang terjadi ganguan pelayanan karena ada jaringan kabel kami yang putus karena terkena alat berat proyek perbaikan irigasi,” jelas salah seorang petugas SO Telkom Pati.

Meski demikian, saat ditanya kapan akan ada perbaikan, pihak Telkom belum bisa memberi kepastian. Sebab, masih menunggu petugas untuk turun ke lapangan. (Syamsul Falak / Sundoyo Hardi)

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →