Loading...
You are here:  Home  >  Sosial  >  Artikel ini

Pemkab Rembang Kaji Izin Usaha Pertambangan



Reporter:    /  @ 02:35:23  /  14 Oktober 2014

    Print       Email

REMBANG – Pemkab Rembang mengkaji sejumlah izin usaha pertambangan, termasuk kewajiban membuat analisi mengenai dampak lingkungan (Amdal) baru. Perizinan pemanfaatan ruang kegiatan penambangan ditelaah sesuai dengan Perda 14 Tahun 2011 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Rembang. Kajian izin usaha pertambangan tersebut lebih pada upaya penataan.

”Penambangan di lokasi cekungan air tanah (CAT) Watuputih dilakukan pada zona kering yang mempunyai ketebalan 270 sampai 350 meter, dengan kedalaman penggalian rata-rata 50 sampai 79 meter dari permukaan,” ujar Sekretaris Daerah (Sekda) Rembang Hamzah Fatoni, kemarin.

Ia menjelaskan, kegiatan penambangan di lokasi CAT tidak dilarang atau diperbolehkan. Arahan tersebut sesuai Surat Kepala Badan Geologi No 4474/05/BGL/2014 tertanggal 12 September 2014 tentang Tanggapan Klarifikasi atas Surat Kepala Badan Geologi terkait Rencana Penambangan Batugamping di Wilayah Kabupaten Rembang.

Namun demikian, lanjut dia, dalam kegiatan penambangan di CAT Watuputih perlu memperhatikan hal-hal teknis. Antara lain melakukan kajian teknis imbuhan air tanah secara rinci.  Untuk menjaga keseimbangan air tanah maka perlu mempertahankan daya dukung dan fungsi daerah imbuhan, melakukan upaya pemulihan kondisi, dan lingkungan air tanah pada daerah yang telah dieksploitasi melalui tahapan reklamasi.

Selain itu juga membangun sumur monitoring untuk memantau perkembangan fluktuasi muka air tanah dan membangun alat monitoring debit mata air. Upaya itu untuk menjaga daya dukung akuifer terhadap suatu kegiatan pertambangan perlu didukung secara rinci di dalam upaya pengelolaan lingkungan (UKL), serta upaya pemantauan lingkungan (UPL) maupun Amdal.

”Petambang dilarang melakukan penambangan dalam radius 200 meter dari lokasi pemunculan mata air. Untuk wilayah penambangan yang berada pada kawasan sempadan mata air agar memperhatikan pemanfaatan ruang untuk ruang terbuka hijau, dan pelarangan kegiatan yang dapat menimbulkan pencemaran terhadap mata air,” papar Sekda.

Terkait isu penghentian penambangan, Sekda menjelaskan Pemkab tidak melakukan penghentian penambangan. Jika ada usaha tambang yang tak lagi mengajukan perpanjangan izin, hal itu lebih pada pertimbangan obyektif pemohon atau penambang sendiri. (Ahmad Feri/Sumarni)

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →