Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Kudus  >  Artikel ini

Industri Hasil Tembakau (IHT) Dukung Penuh Hapus Roadmap IHT



Reporter:    /  @ 01:49:30  /  14 Oktober 2014

    Print       Email

KUDUS – Kalangan pelaku industri hasil tembakau (IHT) mendukung penuh langkah Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo, yang akan melakukan upaya penghapusan terhadap roadmap industri hasil tembakau (IHT). Ini dinilai bakal menyelamatkan IHT ke depannya.

Agus Suparyanto, dari PR Gentong Gotri mengatakan, kemarin gubernur memang mengumpulkan berbagai kalangan yang terkait IHT, untuk diajak rapat koordinasi mengenai hal ini. ”Kami sangat mendukung apa yang dilakukan Pak Gubernur. Beliau sudah bersedia untuk merumuskan berbagai langkah terkait dengan upaya revisi roadmap IHT ini,” terangnya, kemarin (13/10).

Menurut Agus, langkah gubernur tersebut patut didukung banyak pihak. Terutama para pelaku IHT yang selama ini memang dikekang oleh berbagai aturan yang tidak memihak mereka. ”Bayangkan saja, banyak yang kemudian aturan yang justru membunuh IHT yang dikeluarkan pemerintah. Salah satunya karena memang adanya roadmap IHT ini. Dan kami sangat mendukung kalau itu dihapus. Karena dasar hukumnya tidak ada,” paparnya.

Isi dari roadmap IHT itu sendiri adalah pada tahun 2006-2010 diprioritaskan pada aspek keseimbangan tenaga kerja. Sedangkan tahun 2010-2015 prioritasnya adalah pada aspek penerimaan negara, kesehatan masyarakat, dan tenaga kerja. Dan untuk tahun 2015-2020 prioritasnya ditekankan pada aspek kesehatan masyarakat, tenaga kerja, dan penerimaan negara.

Dukungan serupa juga disampaikan Ketua PD FSP RTMM-SPSI Jawa Tengah Edi Riyanto. Dia mengatakan, dukungan yang diberikan Gubernur Ganjar Pranowo pada IHT memang terbilang bagus. ”Tidak hanya dalam bentuk wacana saja, namun juga sudah membuat legal standing terhadap beberapa persoalan, untuk bisa menyelamatkan industri ini,” katanya.

Ini adalah satu hal yang bagus, mengingat bahwa jika dibiarkan begitu saja, maka IHT akan terkena dampak dari berbagai aturan yang sangat memberatkan tersebut. ”Saat ini, beberapa perusahaan rokok di Jawa Tengah sudah tutup satu persatu. Misalnya saja di Boyolali beberapa waktu lalu. Juga di Solo yang kemudian satu persatu mulai mengurangi produksi. Termasuk mengurangi karyawannya. Ini kan, sangat memprihatinkan sekali,” jelasnya.

Karena itu, perhatian gubernur untuk bisa menghapus roadmap IHT dianggap sebagai salah satu angin segar bagi perkembangan industri ini sendiri. Pihaknya juga meminta dukungan dari semua pihak, agar bisa melawan segala bentuk dari ketidakadilan yang diberikan kepada IHT melalui berbagai aturan.

”Peran pemerintah daerah sangat penting untuk bisa melindungi daerahnya itu sendiri. Apalagi yang memiliki IHT yang besar sebagaimana beberapa daerah di Jawa Tengah, semisal Kudus. Itu sebabnya, bagaimanapun kita harus memperjuangkan supaya IHT ini terlindungi. Kita akan terus berjuang untuk itu,” imbuhnya. (Merie)

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →