Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Blora  >  Artikel ini

Kegiatan Cabor Dimonitor



Reporter:    /  @ 01:07:56  /  14 Oktober 2014

    Print       Email

Atlet dayung Blora melakoni pertandingan pada salah satu kejuaraan bergengsi. KONI Blora melakukab pengawasan terhadap seluruh cabor agar memiliki prgram pembinaan yang jelas. (INFO BLORA)

BLORA – KONI Blora akan mewaspadai keberadaan cabang olahraga (cabor) yang kurang aktif. Karena itu untuk memaksimalkan pengembangan olahraga lokal supaya lebih efektif.

Di antara upaya yang ditempuh adalah, ke depan bakal tidak ada lagi  cabor yang sekadar pasang papan nama, ada organisasinya namun tidak ada kegiatan. Sebab, sejak saat ini KONI memberlakukan pengawasan ketat (monitoring) pada cabor-cabor yang berada di bawah KONI.

 ”Kami ingin memastikan cabor ada kegiatan. Sehingga dana pembinaan yang dikucurkan tidak muspro,” ujar Ketua KONI Blora Hery Sutiyono kemarin.

Pengurus KONI, kata dia, dibagi merata untuk melakukan pengawasan tersebut. Dua orang pengurus mengawasi dua sampai tiga cabor. Mereka bertugas memonitor kegiatan cabor yang menjadi bagiannya. Kemudian melaporkan hasilnya. Karena itu, secara berkala pengurus KONI akan mendatangi tempat latihan atau pusat kegiatan masing-masing cabor. ”Kalau tidak ada kegiatan akan masuk catatan kami. tentu ada konsekuensinya,” tambahnya.

Untuk berprestasi, kata Hery, cabor harus menggembleng atletnya. Minimal latihan setiap hari. Karena jika latihan tidka rutin, tidak akan membuahkan prestasi. Sehari, kata dia, minimal satu kali latihan, dan terus ditingkatkan saat menjelang turun di kejuaraan. 

Dengan cara itu, atlet akan siap tanding dan bisa meraih prestasi. ”Kalau tidak latihan rutin atau ngoyo, jangan harap mendapat prestasi,” katanya.

Monitoring itu, lanjutnya, dalam rangka mendorong cabor untuk latihan serius dan rutin. Sehingga, nanti bakal banyak atlet yang berprestasi. Cabor unggulan yang sering berprestasi, karena memberlakukan latihan rutin pada atletnya. 

Sehingga cabor lain bisa meniru hal serupa untuk mengangkat prestasi atletnya. ‘”Keberhasilan pembinaan adalah prestasi. Jadi, kalau belum berprestasi berarti pembinaan masih kurang. Sehingga harus terus ditingkatkan,” tandasnya. 

Dia mengatakan, di Blora ada 30 cabor yang ada. KONI berharap adanya kedisiplinan dalam pembinaan atlet semua cabor. ”Jadi harus belajar disiplin mulai sekarang, agar pembinaan olahraga kita bisa semakin baik,’’ tandasnya.  

Bupati Blora Djoko Nugroho  mengatakan, pihaknya meminta KONI bisa berperan lebih baik dalam membawa kemajuan untuk para atlet. ”Di Blora ini banyak atlet terkenal. Bahkan, banyak orang mengenal Blora karena atletnya yang hebat. Mulai dari atlet dayung, angkat besi, dan tenis meja yang baru-baru ini tengah tenar. Yakni Mega yang mewakili Indonesia ke Singapura. Aatau ada lagi judo, panjat tebing dan masih banyak atlet berprestasi di Blora. “Jadi kita harus bangga,” katanya. (Akrom Hazami)

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →