Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Kudus  >  Artikel ini

KPAD Kudus Diharap Segera Bekerja



Reporter:    /  @ 02:38:24  /  13 Oktober 2014

    Print       Email

KUDUS – Makin meningkatnya jumlah penderita HIV/AIDS di Kabupaten Kudus, harusnya menjadi perhatian serius dari sejumlah pihak yang terkait. Termasuk keberadaan lembaga seperti Komisi Penanggulangan AIDS Daerah (KPAD) Kudus, yang meski sudah dibentuk namun belum memulai aktivitasnya.

Eni Mardiyanti, aktivis pendamping penderita AIDS dari Kelompok Dukungan Sebaya (KDS) mengatakan, meski sudah ditetapkan lewat surat keputusan bupati pada 2013 lalu, namun belum ada kegiatan dari KPAD yang kemudian bisa terlihat sekarang ini.

”Kami juga pernah diajak beberapa kali rapat oleh pihak pengurus KPAD. Tapi, belum ada bentuk nyata kegiatan apa yang kemudian akan dilakukan. Barangkali karena sampai sekarang juga belum ada anggaran untuk komisi ini, ya,” terangnya, kemarin.

Namun satu hal yang cukup mengganjal dari susunan pengurus KPAD Kudus, menurut Eni, adalah soal terpisahnya peran sekretaris tetap dalam organisasi tersebut, dengan susunan sekretariat tetap yang ada. Padahal, seharusnya sekretaris tetap itulah yang menjalankan fungsi dari KPAD.

”Jadi sesuai ketentuan, sekretaris 1 dalam KPAD adalah yang menjalankan fungsi dan kegiatan sehari-hari dari komisi ini. Tapi di kepengurusan Kudus, justru keduanya terpisah. Memang ada posisi sekretaris 1, tapi kemudian yang di sekretariatan, orang sudah beda lagi. Lah, terus buat apa kemudian fungsi sekretaris itu sendiri kalau dia tidak megang kesekretariatan. Belum lagi kenyataan bahwa sampai sekarang belum ada pembentukan kelompok-kelompok kerja dalam kepengurusan itu,” tuturnya. (Merie)

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →