Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Jepara  >  Artikel ini

Truk Angkut Pasir Harus Pakai Penutup



Reporter:    /  @ 02:35:00  /  13 Oktober 2014

    Print       Email

Truk-truk pengangkut material, misalnya pasir dan batu harus dilengkapi penutup di bagian muatannya. Jajaran Satlantas Polres Jepara akan menindak tegas, jika ada truk pengangkut material melintas tanpa dilengkapi penutup.

JEPARA – Banyaknya truk pengangkut hasil tanah atau pasir hasil galian, harus menggunakan penutup di bagian baknya. Terlebih lagi, jika muatan yang diangkut itu berlebihan atau overload. 

Truk-truk pengangkut tanah atau pasir yang sering melintas di Jepara, kerap dikeluhkan pengendara sepeda motor atau mobil. Karena, banyak di antara truk pengangkut material itu tidak memakai penutup. Sebab, pengguna jalan yang lain mengkhawatirkan, akan terkena material yang dibawa itu, apabila tidak dilindungi dengan penutup.

Oleh karena itu, Satlantas Polres Jepara akan menindak tegas kepada pengemudi truk pengangkut material, yang tidak menutup muatannya. Pernyataan itu disampaikan Kasatlantas AKP Arianto Salkery, mengawali tugas barunya sebagai kasatlantas.

”Salah satu item yang akan saya dikerjakan adalah menindak pengemudi truk pengangkut pasir dan tanah tanpa penutup. Sebab, perilaku ini juga menjadi salah satu faktor terjadinya kecelakaan,” kata AKP Arianto, kemarin.

Menurutnya, berdasarkan undang-undang tentang lalu lintas dan angkutan jalan sudah dijelaskan, jika truk pengangkut tanah atau pasir dan batu, wajib menutup muatannya. Sebab, jika tidak dilakukan, maka akan membahayakan pengendara yang lain.

”Dalam UU tersebut diterangkan, pengemudi atau perusahaan angkutan

barang wajib mematuhi ketentuan mengenai tata cara pemuatan. Jika tidak dipatuhi, maka ada sanksi yang mengaturnya,” tegas mantan kasatlantas Polres Grobogan itu. 

Sementara itu, warga Desa Daren, Kecamatan Nalumsari, Nur Kholis menyatakan, di wilayahnya banyak melintas truk pengangkut pasir atau tanah. Tidak jarang, truk-truk tanpa dilengkapi penutup di bagian muatannya. Padahal, selain menyebabkan jalan menjadi rusak, material yang dibawa juga banyak yang jatuh.

”Muatan yang dibawa, kerap berhamburan ke jalan. Akibatnya, material itu membuat jalan menjadi kotor. Kalau yang jatuh batu dan menimpa pengendara, maka bisa berakibat fatal,” ujar Nur Kholis.(Wahyu KZ / Aries Budi)

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →