Loading...
You are here:  Home  >  Politik & Pemerintahan  >  Artikel ini

Pelaksanaan Pilkada Kabupaten Rembang Ditunda September 2015



Reporter:    /  @ 02:23:24  /  13 Oktober 2014

    Print       Email

REMBANG – Jadwal pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Rembang  ditunda. Kebijakan itu menyusul  terbitnya Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pilkada langsung.  Sebelumnya Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat telah menjadwalkan Pilkada akan digelar pada 4 Mei 2015, kini pelaksanaannya ditunda menjadi September 2015.

Kepastian tersebut berdasarkan surat edaran (SE) dari KPU Pusat nomor 160/10/2014, yang intinya KPU Rembang supaya menunda tahapan Pilkada yang akhir masa jabatan (AMJ) kepala daerahnya jatuh pada bulan Juli 2015. Pada surat edaran itu disebutkan, Perppu Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pilkada diberlakukan, maka Pilkada akan digelar secara serentak pada September 2015. Apalagi massa jabatan Bupati Rembang bakal berakhir pada 20 Juli 2015 mendatang.

”Setelah kami berkoordinasi dengan KPU Pusat maupun Provinsi, kami disarankan untuk menunda tahapan Pilkada sesuai SE KPU RI. Ada perintah penundaan tahapan yang AMJ-nya Juli 2015, menunggu ada kepastian aturan yang baru,” ujar Ketua KPU Rembang Minanus Suud Sabtu (11/10), kemarin.

Terkait apakah Pilkada tetap digelar secara langsung atau melalui DPRD, KPU masih menunggu hasil keputusan DPR tentang Perppu yang kemungkinan akan diketahui kapan diterapkan pada 20 hari kedepan. Jika nanti Perppu berlaku, pihaknya harus menunggu keputusan lanjutan dari KPU RI.

”Sebab penjabaran Perppu membutuhkan adanya Peraturan KPU. Jika Pilkada digelar pada September 2015, maka proses tahapan baru bisa dilakukan pada sekitar Januari atau Februari,” kata Minanus Suud.

Sedangkan terkait alokasi anggaran Rp 2 miliar yang diajukan KPU Rembang melalui APBD Perubahan 2014 untuk pembiayaan tahapan Pilkada 2015, KPU akan koordinasi lagi dengan pihak Pemkab dan DPRD Rembang. 

”Kami tentu berharap agar dana tersebut tetap dialokasikan kepada KPU, sebab kami khawatir ada kebijakan baru yang mendadak,” papar Minanus Suud. (Ahmad Feri/Sumarni)

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →