Loading...
You are here:  Home  >  Sosial  >  Artikel ini

Lepas Aset, Pemprov Jateng Harus Izin Dewan



Reporter:    /  @ 01:55:47  /  13 Oktober 2014

    Print       Email

KOTA SEMARANG – DPRD Jateng akan membuat aturan baru tentang mekanisme pelepasan aset yang dimiliki Pemprov Jateng. Setiap aset yang akan dilepas, harus melalui persetujuan DPRD. Hal ini dilakukan, untuk menghindari adanya penyimpangan.

Anggota DPRD Jateng Ahmadi menyatakan, selama ini aturan yang berlaku untuk pelepasan aset berbeda. Yakni pemprov baru harus meminta izin dewan, jika nilai aset yang akan dilepas di atas Rp 5 miliar.

Namun untuk ke depan, semua proses pelepasan aset harus melalui persetujuan dewan. Menurut dia, hal ini sesuai Tata Tertib DPRD Jateng periode 2014-2019.

”Dengan tata tertib yang baru ini, maka pelepasan aset berupa tanah serta bangunan dengan nilai berapapun, harus mendapatkan persetujuan dewan,” katanya, dikutip Antara, kemarin.

Ia menjelaskan, keputusan untuk mengizinkan pelepasan aset tersebut, harus diambil dalam sebuah sidang paripurna.

”Untuk aset selain yang berupa tanah dan bangunan boleh dilepas tanpa harus persetujuan dewan. Namun kalau nilainya di atas Rp 5 miliar, tetap harus ada persetujuan kami,” ujarnya.

Selain pelepasan aset kerja sama yang dilakukan pemprov dengan pihak ketiga, terkait dengan penggunaan dana APBD, juga harus mendapat persetujuan DPRD Jateng.

Menanggapi hal itu, Plt Sekda Jateng Sri Puryono menyatakan, tidak mempermasalahkan aturan baru itu. Apalagi menurut dia, selama ini Pemprov Jateng belum pernah melepaskan aset yang dimiliki. Ia mengungkapkan, nilai aset yang dimiliki Pemprov Jateng saat ini sekitar Rp 126 triliun, berupa tanah, bangunan, serta bank.

”Kalau memang aturannya seperti itu ya kami ikuti saja. Yang penting tetap on the track yang betul. Dan yang kami telah lakukan selama ini adalah, menghibahkan aset ke pemerintah kabupaten/kota. Hibah yang diberikan itu dalam bentuk jalan serta gedung, dan bukan dilepas ke pihak swasta,” tukasnya. (Ali Muntoha)

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →