Loading...
You are here:  Home  >  Olahraga  >  Artikel ini

Pecahkan Rekor Setengah Abad



Reporter:    /  @ 01:05:39  /  13 Oktober 2014

    Print       Email

Pembalap Repsol Honda Marc Marquez (tengah) melakukan selebrasi bersama Jorge Lorenzo dan Valentino Rossi di Sirkuit Twin Ring Motegi Jepang, kemarin.

TOKYO – Meski hanya finish di urutan kedua, namun pencapaian itu sudah cukup bagi Marc Marquez untuk mengunci gelar juara MotoGP 2014. Pemuda asal Spanyol tersebut menyelesaikan balapan dengan catatan waktu 42 menit 22,897 detik. Marquez yang membela Repsol Honda tertinggal 1,638 detik dari Jorge Lorenzo yang menjadi juara di seri ini.

Jika musim lalu ia menahbiskan diri sebagai juara dunia termuda sepanjang sejarah, kali dia memecahkan rekor yang telah bertahan lebih dari setengah abad. Marquez memecahkan rekor milik Mike Hailwood yang juga mencatatkan rekor sama pada tahun 1963 atau 51 tahun silam. Saat itu, Hailwood mencatatkan rekor tersebut di kelas 500cc pada usia 23 tahun 152 hari. Sedangkan, Marquez melakukannya di usia yang baru menginjak usia 21 tahun 237 hari.

Hasil balapan di Sirkuit Twin Ring Motegi membuat pembalap dengan jululan Baby Allien ini mengumpulkan 312 poin dari 15 seri yang telah berjalan. Meskipun balapan musim ini masih menyisakan tiga seri, namun Valentino Rossi dan Dani Pedrosa dipastikan tak akan mampu lagi mengejar. Lantaran, keduanya baru mengoleksi 230 poin.

”Saat aku merasa sedikit berbeda. Di balapan ini, saya sulit untuk menyalip. Namun, saya tidak ingin ada kesalahan. Apalagi, saya melakukan dua kesalahan dalam balapan terakhir. Ini luar biasa karena kami menang saat menjadi tuan rumah. Terima kasih kepada keluarga saya dan Honda,” kata Marquez di halaman resmi MotoGP.

 Menurutnya, hanya dua tahun di MotoGP dan meraih dua gelar merupakan pencapaian yang luar biasa. ”Mungkin orang-orang melihat pencapaian ini begitu mudah. Namun, sejatinya kami selalu banyak tekanan. Saya sangat senang dengan tim saya, keluarga, fan dan semua yang mendukung saya. Ini seperti mimpi,” tambah dia.

Dalam balapan kemarin, Marquez mengawali start dari posisi empat. Perlawanan sengit ditunjukkan Valentino Rossi yang berambisi menggagalkan pesta juara Marquez. Pertarungan sengit terjadi saat Marquez yang berada di posisi tiga mencoba menyalip Rossi di tempat kedua. 

Sempat menyalip pada lap ke-10, Marquez kembali berada di belakang Rossi. Ketika balapan menyisakan delapan lap, Marquez sukses mendahului Rossi dan finis di posisi dua di belakang Jorge Lorenzo. 

Usai balapan, selebrasi unik dilakukan Marquez dan timnya. Setelah melintasi garis finis, dia langsung menuju sebuah sudut sirkuit. Di sana, terdapat tiga orang dengan pakaian khas Jepang menunggu dengan membawakan sebuah samurai.

Marquez langsung menerima samurai tersebut dan memotong tali yang mengikat sebuah balon putih besar dengan angka satu.  Sekaligus menjadi simbol dia sukses jadi juara dunia. Marquez sempat memainkan pedang tersebut. Sebelum akhirnya naik kembali ke motornya untuk melakukan parade kemenangan. (Sundoyo Hardi)

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →