Loading...
You are here:  Home  >  Sosial  >  Artikel ini

Bendung Mojokerto Segera Diperbaiki



Reporter:    /  @ 02:29:29  /  11 Oktober 2014

    Print       Email

Penandatanganan Surat Perintah Kerja (SPK) perbaikan bendung irigasi di Desa Mojokerto, Kecamatan Kragan, di Aula Dinas Pertanian dan Kehutanan (Dintanhut) Rembang, Jumat (10./0). (KOMA/Ahmad Feri)

REMBANG – Setelah ambrol dan mangkrak selama lima tahun, bendung irigasi di Desa Mojokerto, Kecamatan Kragan, segera diperbaiki tahun ini. Kementerian Pertanian bakal menggelontorkan dana sebesar Rp 450 juta untuk perbaikan bendung. Sebagai tahap awal rencana pembangunan telah dilakukan penandatanganan Surat Perintah Kerja (SPK) di Aula Dinas Pertanian dan Kehutanan (Dintanhut) Rembang, Jumat (10/10).

Penandatanganan SPK itu dilakukan Kepala Dintanhut Rembang, Suratmin, Aster Kodam IV, Kolonel Kav Gatut Setyo Utomo, Direktur Pengelolaan Air Irigasi Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian Kementerian Pertanian Tunggul Iman Panudju, dan  Ketua Kelompok Tani Gema Maju Tani Desa Mojokerto, Iskandar.

Kepala Dintahut Rembang Suratmin menyatakan, pihaknya mengapresiasi Kodim 0720 Rembang dan kelompok tani, yang telah mengajukan proposal melalui Kodam IV Diponegoro kepada Kementrian Pertanian. Menurutnya, pascaperbaikan Bendung Mojokerto, akan berdampak terhadap peningkatkan produksi tanaman pangan dan kesejahteraan petani setempat.

”Proses perencanaan, gambar, dan verifikasi dari tim Ditjen Sarana dan Prasarana Pertanian telah selesai dilaksanakan. Kami tentu berharap setelah penandatanganan SPK pengerjaan proyek bisa segera diselesaikan dalam waktu satu bulan,” ujar Suratmin. 

Kepala Desa Mojokerto Huri menyebutkan, selama musim kemarau para petani di desanya hanya mengandalkan sumur untuk mengairi sawah. Sehingga petani tidak bisa menikmati hasil maksimal dari tanaman jagung dan kacang-kacangan yang mereka tanam saat ini. 

”Bendung tersebut bisa digunakan untuk mengairi sawah seluas 250 hektare lahan pertanian yang tersebar di Desa Mojokerto, Desa Sumbermulyo, Kendalagung, Karanglincak, dan Desa Menoro Sedan,” ujar Huri. (Ahmad Feri/Sumarni)

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →