Loading...
You are here:  Home  >  Sosial  >  Artikel ini

Perwal Tarif PDAM Janggal



Reporter:    /  @ 02:23:53  /  11 Oktober 2014

    Print       Email

KOTA SEMARANG – DPRD Kota Semarang menemukan kejanggalan dari perpanjangan peraturan wali kota (perwal) tentang tarif di perusahaan daerah air minum (PDAM) Tirta Moedal Semarang.

”Ternyata draft perwal tarif PDAM yang diajukan untuk dimintakan perpanjangan, sudah ditandatangani Wali Kota Semarang,” kata Ketua Komisi B DPRD Kota Semarang Mualim, dikutip Antara, kemarin.

Padahal draft tersebut baru diajukan ke DPRD untuk dibahas. Draft yang sudah ditandatangani itu tertanggal 11 Agustus 2014. Menurut dia, jika draft tersebut merupakan perpanjangan dari perwal lama yang habis berlakunya pada 2013, seharusnya tidak ada perubahan.

Menurut dia, dalam draft memang tidak ada perubahan tarif. Namun ada perubahan dalam bebera item, yang disebut untuk kepentingan bisnis. Seperti indekos yang naik lima persen.

”Kemudian, perubahan juga ada pada poin masa pembayaran tagihan PDAM. Yang semula antara tanggal 1-25 setiap bulan, menjadi tanggal 1-20 setiap bulan. Berarti, lebih cepat lima hari,” ujarnya.

Komisi B DPRD Kota Semarang, kata dia, sudah memberikan beberapa catatan yang meminta PDAM Tirta Moedal untuk menyiapkan data lengkap. Termasuk pelanggan sebagai dasar untuk mengubah isi perwal.

Mualim menegaskan PDAM diminta menggunakan perwal yang lama, meski perwal yang baru sudah ditandatangani wali kota.

Sekretaris Komisi B DPRD Kota Semarang Syahrul Qirom menegaskan, pihaknya akan menolak perpanjangan perwal tarif PDAM. Karena ada perubahan dalm isi perwal itu.

”Kalau mau diperpanjang seharusnya tidak ada perubahan isi perwal. Akan tetapi, kalau ada perubahan, seperti kenaikan tarif kepada pelanggan tertentu maka harus ada perwal baru,” tegasnya.

Sementara itu, Direktur Utama PDAM Tirta Moedal Semarang Etty Laksmiwati enggan berkomentar banyak terkait permohonan perpanjangan perwal tentang penetapan tarif PDAM yang diajukannya. (Ali Muntoha)

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →