Loading...
You are here:  Home  >  Sosial  >  Artikel ini

Pengedar Sabu Dibekuk Aparat Polres Pati



Reporter:    /  @ 01:48:05  /  11 Oktober 2014

    Print       Email

PATI – Aparat Polres Pati semakin gencara memberantas peredaran narkoba di Kabupaten Pati. Setelah sebelumnya berhasil membekuk seorang kurir narkoba, dari Kecamatan Tayu, Satuan Reserse Narkoba Polres Pati kembali membekuk dua pengedar narkoba lainnya.

Mereka yakni Sutrisno (45), warga Desa Trengguli, Kecamatan Bangsri, Jepara, dan hendrik (28), warga Desa Sumbermulyo, Kecamatan Tlogowungu. Salah satu kurir yang ditangkap yakni Sutrisno, bahkan tengah terlibat masalah hukum di Polres Jepara.

Anggota Satresnarkoba Polres Pati menangkap tersangka, saat menjalani pemeriksaan di polres tersebut. Penangkapan Sutrisno merupakan hasil pengembangan dari penangkapan Sabari, warga Kecamatan Tayu.

Dalam pemeriksaan, Sabari mengaku mendapatkan narkoba jenis sabu dari Sutrisno. Dari pengembangan itu, polisi melakukan penyelidikan dan menangkap Sutrisno. ”Setelah kami tangkap dan periksa, Sutrisno mengakui semua perbuatanya,” kata Kasat Narkoba Polres Pati AKP Sayadi, kepada wartawan, kemarin.

Sementara pengedar narkoba lainnya Hendrik, berhasil ditangkap setelah dijebak polisi yang menyamar sebagai pembeli. Ia ditangkap di Jalan Diponegoro, Pati. Dari penangkapan itu, polisi juga berhasil mengamankan barang bukti narkoba jenis sabu.

”Barang bukti yang berhasil diamankan yakni dua paket sabu siap jual. Dia langsung kami gelandang ke kantor polisi untuk kami periksa,” terangnya.

Ia menyatakan, pihaknya tengah mengembangkan kasus tersebut untuk mencari bandar besar narkoba. Karena kebanyakan pengedar yang ditangkap mendapatkan narkoba dari bandar yang berada di daerah lain. Polisi juga tengah memburu satu pengedar lain, dan dimasukkan dalam daftar pencarian orang (DPO).

”Saat ini kami terus kembangkan kasusnya. Dan tersangka yang sudah kami tangkap kami jerat dengan pasal 112 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman minimal 4-12 tahun penjara,” tukasnya. (Ali Muntoha)

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →