Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Jepara  >  Artikel ini

Masih Menunggu Momen yang Tepat



Reporter:    /  @ 01:28:15  /  11 Oktober 2014

    Print       Email

JEPARA – Keinginan Ketua Umum Persijap Tafrichan untuk menggelar pertemuan dengan sejumlah tokoh sepak bola Jepara sampai kini belum ada tanda-tanda akan digelar. Rencana acara akan digelar usai perayaan hari raya Idul Adha juga belum terealisasi. Meskipun, saat ini sudah sepekan setelah Idul Adha ini.

”Pertemuan dengan tokoh sepak bola belum dilaksanakan. Masih menunggu momen yang tepat,” kata Tafrichan, kemarin.

Sampai saat ini, pihaknya belum menemukan momentum yang tepat untuk membahas masa depan Persijap. Sebab, selain pelaksanaan kompetisi Divisi Utama masih sangat lama, PT Jepara Multitama selaku pengelola Persijap juga belum ada sinyal pasti untuk siap merencanakan persiapan musim depan. ”Masih lama lah, sekarang ini semuanya butuh istirahat dulu,” ucapnya.

Sementara itu, menanggapi molornya pelaksanaan pertemuan tokoh bola Jepara untuk membahas masa depan Persijap, suporter Persijap yang tergabung dalam Banaspati tidak mempermasalahkannya. Menurut mereka, pertemuan tersebut akan lebih baik apabila digelar setelah semua masalah di internal Persijap selesai terlebih dahulu.

”Sampai saat ini, informasi yang kami terima masih ada beberapa tunggakan gaji pemain yang belum diselesaikan. Jadi, kalau melakukan perencanaan untuk musim depan, masalah-masalah harus diselesaikan dulu,” ungkap Jamet, salah satu pengurus Banaspati.

Menurutnya, masalah harus diselesaikan terlebih dahulu sangat penting, agar dalam pembahasan terkait perencanaan musim depan dapat maksimal. Sebab, dikhawatirkan pembahasan untuk musim depan jadi tak jelas dan nggrambyang.

”Jangka waktu untuk musim depan masih lama. Ini harus dimanfaatkan manajemen untuk dapat menyelesaikan semua kekurangan maupun masalah. Sekaligus menyiapkan perencanaan sebelum nantinya dibahas dalam forum pertemuan tokoh bola Jepara,” terangnya. 

Dia menambahkan, keinginan para supporter sejatinya sederhana. Mereka hanya ingin Persijap tetap hidup dan jangan sampai ada oknum yang berani untuk mencoba merusak Persijap. Sehingga, apapun hasilnya untuk musim depan, mereka tetap mendukung. Dengan catatan, Persijap tetap di Jepara dan tetap ada di dunia sepak bola. (Wahyu KZ / Sundoyo Hardi)

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →