Loading...
You are here:  Home  >  Kesehatan  >  Artikel ini

Kenali 6 Efek Samping Akupuntur



Reporter:    /  @ 01:13:05  /  11 Oktober 2014

    Print       Email

Akupuntur menjadi sebuah pengobatan alternatif yang lumayan banyak dipilih oleh masyarakat.‎ Sebab, akupuntur dipercaya dalam membawa keseimbangan energi untuk tubuh.

Pengobatan tradisional dari Tiongkok ini, dipercaya dapat menyembuhkan penyakit nyeri sendi, leher, punggung, saraf dan lainnya. Akupuntur juga digunakan sebagai pengobatan sakit kanker, migrain, dan osteoarthritis. Bahkan, ada yang menggunakannya sebagai mengendali kecanduan rokok dan narkoba.

Banyak orang yang sudah mendapatkan hasil yang memuaskan dari akupuntur. Tapi, setiap jenis perawatan, pasti ada efek sampingnya‎. Begitu juga dengan akupuntur. Berikut adalah beberapa efek samping yang ditimbulkan dari akupuntur, seperti dikutip GoHitzz.com.

Yang pertama adalah kelelahan. Akupuntur umumnya memberikan hasil yang maksimal. Kebanyakan orang merasa lebih fit, setelah menjalani perawatan akupuntur. Namun bagi beberapa pasien, ada yang merasa kelelahan setelah melakukan pengobatan tradional itu. Mungkin itu adalah pertanda bahwa tubuh butuh istirahat.

Nyeri. Setelah melakukan akupuntur, ada kemungkinan merasa sakit setelah jarum dikeluarkan. Bahkan, beberapa bagian tubuh yang dimasukkan jarum, tetap terasa sakit sampai beberapa hari ke depan. Umumnya, rasa sakit ini akan hilang dalam waktu 24 jam‎. Namun, jika bagian telunjuk dan ibu jari yang ditusukkan jarum, rasa sakit yang ditinggalkan akan terasa lebih lama.

Selain itu, ada efek samping terburuk yang didapat dari akupuntur adalah infeksi. Akupunturis yang berlisensi, diharuskan mengikuti syarat tertentu, salah satunya menggunakan jarum yang steril dan sekali pakai. Namun, jika akupunturisnya nakal, dan menggunakan jarum berulang kali‎, anda bisa terkena hepatitis.

Memar adalah efek samping yang umum ditemui setelah melakukan perawatan ini. Tetapi, ini bisa menyebabkan hematoma (pembengkakan lokal yang penuh dengan darah), yang terjadi saat jarum ditusukkan ke kulit.

Memungkinkan terjadi cedera organ. Jika jarum yang ditusukkan terlalu dalam, kemungkinan bisa menusuk organ internal‎, terutama paru-paru. Tapi tenang saja, kejadian ini sangat jarang ditemukan, apalagi jika yang menangani sudah sangat profesional.

Selanjutnya adalah emosional. Beberapa pasien yang melakukan akupuntur pada bagian tubuhnya, cenderung akan lebih sensitif. Beberapa orang bahkan menangis selama pengobatan. Emosi seperti ini biasanya, akan berubah menjadi sebuah pengalaman positif bagi beberapa orang. Tapi juga bisa menjadi sebaliknya bagi orang tertentu.‎ (Titis Ayu)

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →