Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Kudus  >  Artikel ini

Kajari: Semuanya Akan Kami Tindak



Reporter:    /  @ 02:57:50  /  10 Oktober 2014

    Print       Email

Kajari Kudus Amran Lakoni (kanan) bersama Bupati Musthofa saat menghadiri Gebyar PKL, 21 Agustus 2014. Kajari menegaskan akan menindak semua pihak yang terlibat dalam kasus di BPPD Kudus.

KUDUS – Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kudus Amran Lakoni menegaskan bahwa dirinya tidak pernah diintervensi oleh pihak manapun, dalam penanganan kasus dugaan korupsi pengadaan logistik bencana tahun 2012 di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kudus. 

Termasuk juga, menurut Amran, pihaknya tidak pernah menerima titipan apapun dalam kasus apapun itu. Bahkan pihaknya dengan tegas menyatakan tidak akan pernah menerimanya. Sebab pihaknya hanya melakukan hal untuk menegakkan hukum.

”Bagi saya semuanya akan kami tindak. Siapapun itu. Mau itu rakyat atau pejabat,” kata Amran kepada Koran Muria, kemarin (9/10).

Amran mengatakan, pihaknya memang mendengar desas-desus tentang titipan dari pihak terkait tentang kasus tersebut. Hanya saja dia menegaskan, tidak pernah ada yang yang memesan kepadanya terkait persoalan tersebut. ”Termasuk Bapak bupati. Karena bupati tidak ada pesan-pesan apa-apa kepada kami, kepada saya. Tidak ada titipan sama sekali. Kita adalah penegak hukum, jadi tidak adalah hal semacam itu,” ujarnya.

Dia menegaskan bahwa kasus BPBD masih tetap diteruskan. Dan soal penahanan tiga tersangka, dari lima tersangka yang sudah ditetapkan, merupakan hal yang harus dilakukan. Sebab dengan penahanan selama dua puluh hari ke depan, maka pihaknya akan lebih mudah dalam mengumpulkan keterangan.

Menurut dia, pihaknya akan mengusut kasus tersebut hingga tuntas. Dan sekarang dalam tahapan pemanggilan kedua tersangka lainnya, yang masih belum ditahan. Sehingga pihak kejaksaan baru akan menyusun jadwal pemanggilan kedua tersangka itu.

Dia menambahkan, pemanggilan kedua tersangka tambahan yang baru ditetapkan beberapa hari lalu itu, akan dilakukan dalam waktu dekat. Sehingga kasus tersebut akan cepat selesai dan terselesaikan hingga tuntas.

”Yang jelas kelima tersangka akan kami proses. Sebab seperti yang saya katakan tadi, saya akan melakukan penindakan dengan tuntas. Sebab kami dari kejaksaan merupakan penegak hukum. Jadi siapapun akan kami perlakukan dengan sama,” pungkasnya. 

Sebagaimana diketahui, Kejari Kudus akhirnya menahan tiga orang tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan logistik bencana tahun 2012 lalu. Ketiganya adalah mantan Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Kudus Sudiarso, mantan Ketua Panitia Pengadaan Barang Sugiyanto, dan Bendahara (non-APBD) BPBD Kudus Nur Kasiyan. Ketiganya ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Kudus, selama dua puluh hari ke depan.

Kejari juga sudah menetapkan dua tersangka lainnya dalam kasus ini. Mereka adalah mantan Ketua Pengawas Pengadaan Barang Rudhi Maryanto dan rekanan pemenang proyek tersebut bernama Muslimin. Hanya saja, keduanya belum ditahan hingga kemarin. Pemeriksaan terhadap keduanya juga tidak akan dilakukan secara terburu-buru oleh Kejari Kudus. (Faisol Hadi / Merie)

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →