Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Kudus  >  Artikel ini

Depan Rumah Harus Bersih PKL



Reporter:    /  @ 02:43:20  /  10 Oktober 2014

    Print       Email

KUDUS – Upaya membuat kawasan Jalan Sosrokartono atau kawasan Kaliputu, bersih dari pedagang kaki lima (PKL), terus dilakukan. Selain kepada pedagang, Dinas Perdagangan dan Pengelolaan Pasar Kudus juga memberikan sosialisasi kepada pemilik rumah yang ada di sepanjang jalan tersebut.

Plt Kepala Dinas Perdagangan dan Pengelolaan Pasar Kudus Sudiharti mengatakan, PKL yang ada di jalan tersebut, nantinya akan sepenuhnya direlokasi ke lokasi yang baru. ”Yakni di Gang V, Desa Kaliputu, Kecamatan Kota. Di sana nanti semuanya akan diperbolehkan untuk jualan,” terangnya.

Hanya saja, selain terus mengupayakan sosialisasi kepada pedagang mengenai pemindahan ini, menurut perempuan yang akrab disapa Etik tersebut, pihaknya juga mengadakan sosialisasi kepada para pemilik rumah. Yakni pemilik rumah yang selama ini di depannya digunakan untuk berdagang.

”Para pemilik rumah yang ada di sana, kami tegaskan tidak boleh di depan rumahnya dibuat berjualan. Termasuk mendirikan bangunan apapun, untuk kemudian digunakan sebagai lokasi berdagang,” tegasnya.

Etik mengatakan, pihaknya sebenarnya sejak awal dalam melakukan penertiban, sudah memberikan imbauan bahwa wilayah tersebut merupakan area larangan untuk PKL. ”Namun tampaknya hal itu tidak dihiraukan,” katanya.

Sebagaimana diketahui bahwa PKL yang sering mangkal  di Jalan Sosrokartono, akan dipindah ke Gang V, Desa Kaliputu. Calon lokasi yang sudah ada itu, akan menjadi tempat pengganti berjualan dari pedagang di sana. Tempatnya memang masuk ke dalam gang, dan tidak berada di ruas jalan utama wilayah tersebut. Hingga saat ini, lokasi tersebut masih dalam tahap pembangunan.

Dikatakan Etik, sebelumnya pihaknya telah menyampaikan sejumlah opsi agar PKL tidak berjualan di Jalan Sosrokartono. Namun sayangnya tidak mendapatkan respon. ”Daripada kami kerja dua kali, pada akhirnya kami memutuskan PKL akan kami berikan tempat. Yakni di pasar yang kini masih tahap perencanaan pembangunan,” katanya.

Dari anggaran yang ada, ditambahkan Etik, nantinya akan digunakan untuk membangun sejumlah sarana dan prasana pasar. Misalnya landasan los, atap, serta sarana pendukung lainnya seperti saluran air, aliran listrik, dan sanitasi. ”Sehingga pasar tidak akan mencemari lingkungan sekitar. Mengingat lokasinya berdekatan dengan permukiman penduduk,” ungkapnya.

Sehingga ketika sudah direlokasi ke tempat baru, nantinya tidak akan ada lagi PKL yang berjualan di sepanjang Jalan Sosrokartono. Semuanya akan mendiami lokasi pasar yang ada. ”Dengan begitu, maka situasi dan kondisi jalan tersebut akan bisa lancar, lingkungannya bersih, dan tertib,” imbuhnya. (Merie)

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →