Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Kudus  >  Artikel ini

Wilayah CAT Bisa Krisis Air



Reporter:    /  @ 02:35:16  /  10 Oktober 2014

    Print       Email

KUDUS – Beberapa tahun ke depan, wilayah-wilayah yang air tanahnya bersumber dari cekungan air tanah (CAT), bisa mengalami krisis air. Dan area CAT di Kudus sendiri berada di wilayah Kecamatan Gebog dan Bae.

Ahli Hidrologi dari Fakultas Teknik Universitas Diponegoro (Undip) Semarang Robert J Kodoatie mengatakan, CAT Kudus berada di wilayah Kabupaten Kudus, Jepara, dan Pati. 

”CAT itu merupakan daerah lindung yang ditetapkan berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 26 Tahun 2011 tentang Penetapan CAT. Dan di Kudus, area CAT itu berada di wilayah Kecamatan Gebog dan Bae,” tuturnya.

Karena merupakan daerah lindung, menurut Robert pengambilan air di lokasi itu, harus berizin. Dan tidak diperbolehkan melebihi kapasitas cadangan air. ”Kapasitas cadangan air di CAT Kudus itu sebesar 16 meter kubik per detik. Dan khusus di wilayah Kudus, hanya 2-2,5 meter kubik per detik,” katanya.

Robert menjelaskan, pengambilan air di wilayah Kudus itu, seharusnya tidak boleh lebih dari 2,2-5 meter kubik per detik. Pengambilan normalnya adalah 1,5 meter kubik per detik untuk masyarakat, dan sisanya baru diperjualbelikan.

Beberapa tahun ke depan, menurut Robert, wilayah-wilayah yang air tanahnya bersumber dari CAT Kudus, bisa mengalami krisis air. Selain Kecamatan Gebog dan Bae, kecamatan lainnya yang juga bisa terkena adalah Kecamatan Dawe dan Kaliwungu. ”Apabila kawasan itu sudah krisis air bersih, berarti CAT Kudus sudah mulai krisis,” jelasnya. (Merie)

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →