Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Jepara  >  Artikel ini

Mega Proyek Kota Ukir Jepara Makin Tak Jelas



Reporter:    /  @ 02:28:50  /  10 Oktober 2014

    Print       Email

JEPARA – Jalan tembus Jepara-Semarang yang digadang-gadang menjadi mega proyek di Kota Ukir itu, ternyata tak jelas hingga sekarang. Sejak ditinjau para calon investor dari Tiongkok beberapa waktu lalu, sampai sekarang belum ada realisasi atau tindakan kerja di lapangan. 

Wakil Bupati Subroto ketika ditanya soal mega proyek jalan tembus Jepara-Semarang itu beralasan, belum dimulainya proyek itu karena menunggu transisi kepemimpinan nasional, dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ke Joko Widodo. Termasuk, soal anggaran yang dibutuhkan untuk membangun jalan tembus tersebut.

”Masih tunggu proses transisi kepemimpinan nasional. Selain itu, kami juga butuh dana yang cukup banyak untuk merealisasikan mega proyek tersebut,” kata Subroto, Rabu (9/10).

Menurut Subroto, dana yang dibutuhkan untuk membangun proyek besar paling tidak Rp 6 triliun. Sebab, jika hanya mengandalkan APBD Jepara sangat tidak mungkin. Ia juga mengkhawatirkan dengan pergantian menteri Pekerjaan Umum (PU) dan sejumlah pejabat terkait lainnya, apakah akan diganti atau tetap.

”Kalau dengan Pak Joko Kirmanto (Menteri PU sekarang) dan Pak Joko Muryanto (Dirjen Bina Marga ), kami sudah berkomunikasi. Jadi atau tidaknya mega proyek itu, tergantung pejabat barunya juga. Makanya, sementara kita menunggu dulu,” jelasnya.

Namun demikian, dirinya tetap optimistis, mega proyek jalan tembus Jepara-Semarang itu bisa direalisasikan. Tidak hanya jalan tembus, tetapi juga pembangunan pelabuhan internasional di Jepara. 

”Saya sudah pernah bertemu dengan Pak Joko Widodo. Beliau menyambut baik rencana pembangunan dua mega proyek di Jepara itu. Jadi, kami tetap optimistis proyek itu bisa jalan,” tegas wabup. (Wahyu KZ / Aries Budi)

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →