Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Jepara  >  Artikel ini

Persijap Tetap Butuh Legiun Asing



Reporter:    /  @ 01:25:43  /  10 Oktober 2014

    Print       Email

JEPARA – Keinginan memaksimalkan pemain lokal untuk skuad Persijap musim depan, layak mendapat apresiasi. Meski demikian, ada baiknya Persijap juga tidak menutup mata terhadap keberadaan pemain asing.

Pelatih Persijap Yudi Suryata menyatakan, Laskar Kalinyamat (julukan Persijap) tetap butuh jasa pemain asing. Meskipun, musim depan turun kasta ke kompetisi Divisi Utama. Hanya saja, legiun asing yang direkrut lebih sedikit dan harus benar-benar yang berkualitas. 

Menurut dia, keberadaan pemain asing sangat dibutuhkan untuk mengangkat performa dan mampu bersaing dengan tim-tim lain yang berlaga di kompetisi Divisi Utama.  ”Tentu saja masih butuh pemain asing, tapi yang benar-benar berkualitas yang bisa mengangkat tim. Mengenai komposisinya, silakan disesuaikan dengan kebutuhan tim dan kebijakan manajemen,” kata Yudi kepada Koran Muria, kemarin.

Dia menyambut baik usulan PSSI Jepara dan suporter untuk memaksimalkan pemain lokal merupakan harapan yang sangat baik. Sebab, dia menilai dengan banyaknya pemain lokal yang dapat dimasukkan dalam komposisi skuad utama memberikan banyak manfaat. Namun, dengan catatan pemain lokal tersebut memang benar-benar memiliki kemampuan yang mumpuni. ”Kalau ada banyak pemain lokal yang mumpuni masuk dalam tim, pemain asing tinggal dijadikan pelengkap saja,” ucapnya.

Beberapa pemain asing yang sempat memperkuat tim berjuluk Laskar Kalinyamat musim lalu ini di antaranya, Evaldo Silva, Carlos Raul ”Charly” Sciucatti, John Tarkpor, Claudio Luiz Sobrinho, dan Christian Lenglolo. Dari kelima pemain tersebut, yang bertahan dari awal hingga akhir kompetisi hanya Evaldo Silva. Charly dan Jhon Takpork bergabung saat pertengahan kompetisi hingga akhir . Sedangkan Claudio Luiz Sobrinho dan Lenglolo hengkang sebelum kompetisi selesai.

Sementara itu, sampai saat ini belum ada pemain yang sudah memberikan sinyal untuk bersedia memperpanjang kontrak dengan Persijap. Mereka masih bersedia berbaju Persijap, asalkan ada perbaikan dari sisi manajerial. Para pemain tidak ingin pembayaran gaji menjadi persoalan yang mengiringi Persijap mengarungi ketatnya kompetisi. (Wahyu KZ / Sundoyo Hardi)

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →