Loading...
You are here:  Home  >  Olahraga  >  Artikel ini

Lorenzo Bidik Runner Up



Reporter:    /  @ 01:05:08  /  10 Oktober 2014

    Print       Email

MOTEGI – Pembalap Yamaha, Jorge Lorenzo, sadar betul bahwa mustahil mencegah Marc Marquez juara di musim ini. Untuk itu, di sisa kompetisi ini Lorenzo bertekad tampil mati-matian.

Marquez memang masih nyaman di puncak klasemen dengan 292 poin. Ia unggul 80 angka dari rival terdekatnya, Dani Pedrosa. Selain itu, satu kemenangan di Motegi akan menjadikan juara bertahan tersebut mempertahankan gelar.

Praktis, posisi runner-up pun kini menjadi rebutan antara Pedrosa dan duo Yamaha; Jorge Lorenzo dan Valentino Rossi. Lorenzo yang baru saja memenangi balapan pertamanya di 2014 usai finish tercepat di Aragon tentu lebih percaya diri. 

”(Balapan) di Aragon sangat bagus karena aku mengira akan berada di belakang duo Honda, tapi pada akhirnya bisa memenangi lomba. Sekarang, aku semakin dekat dengan posisi kedua di klasemen,” kata Lorenzo di halaman resmi MotoGP.

Apalagi, di Motegi sendiri, Lorenzo memiliki rekam jejak yang cukup apik. 2009 lalu, dua kali peraih titel juara dunia MotoGP itu berhasil menjadi yeng tercepat. Prestasi tersebut kembali terulang di musim 2013 kemarin. Wajar bila, ia kembali berhasrat kembali terdepan di akhir pekan nanti.

”Sejauh ini, kami merasa dalam bentuk terbaik dengan hasil-hasil yang bagus. Di paruh kedua musim, aku memiliki lebih banya poin daripada pembalap lainnya sejauh ini,” ungkap Lorenzo.

Setelah meraup poin penuh di Aragon, saat ini Lorenzo semakin memperpendek jarak dengan Pedrosa. Kini ia hanya memiliki selisih 15 poin dari Pedrosa, dan selisih 12 poin dari rekan satu timnya Valentino Rossi. Sejak musim 2008 lalu, pembalap 27 tahun itu tidak pernah finish di luar dua besar klasemen.

Sementara itu, Valentino Rossi memilih realistis. Bagi Rossi, Sirkuit Motegi bukanlah trek favorit bagi pembalap Movistar Yamaha itu dalam beberapa musim terakhir.

Pembalap berjuluk The Doctor itu tak pernah menang sejak musim 2008. Selain itu, Rossi juga memiliki beban berat setelah terjungkal di Aragon lalu. Saat itu, Rossi bahkan sempat dilarikan ke rumah sakit.

”Jepang bukanlah salah satu favorit bagi saya. Aragon juga bukan favorit. Kita lihat saja. Ini adalah kandang bagi Yamaha. Kami akan berusaha untuk mendapat hasil terbaik,” terang Rossi. (Supriyadi)

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →