Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Jepara  >  Artikel ini

Takaran Elpigi 3 Kg di Jepara Dipastikan Sesuai



Reporter:    /  @ 02:33:18  /  9 Oktober 2014

    Print       Email

Pekerja di PT Koes Putro Negoro Jepara, melakukan penataan terhadap tabung elpiji 3 Kg sebelum dikirim ke pangkalan, kemarin. Sebelumnya, ada dugaan jika isi tabung elpiji 3 Kg itu tidak sesuai takaran. (KOMA / Wahyu KZ)

JEPARA – Supervisor Agen PT Koes Putro Negoro Jepara Nano menjelaskan, sangat kecil kemungkinannya, jika isi tabung gas elpigi 3 Kg tidak sesuai takaran. Sebab, pengisian tabung elpiji, baik ukuran 3 Kg maupun 12 Kg melalui serangkaian prosedur. Bahkan, proses pengisian menggunakan alat khusus, yang bisa mengukur secara pasti isi gas.

”Pengisian tabung gas elpigi 3 Kg itu, melalui serangkaian beberapa proses yang harus dilalui. Jadi, kalau ada tudingan isi tabung elpiji 3 Kg tidak sesuai sangat kecil kemungkinannya,” kata Nano, rabu (8/10).

Menurutnya, soal keluhan dari warga yang menyebutkan jika isi tabung elpiji 3 Kg cepat habis, tergantung pada pemakaiannya. Semakin tinggi intensitas pemakaiannya, maka akan cepat habis isi tabung gas tersebut.

”Mungkin, tabungnya digunakan untuk memasak air atau masak sehari dua kali. Tentu akan cepat habis, itu wajar,” jelas Nano.

Semantara itu, Kasubag Perekonomian Daerah Setda Jepara Sidik Yanutriyoto menyatakan, ada sejumlah kemungkinan mengenai dugaan berkurangnya isi tabung elpiji 3 Kg tersebut. Kasus seperti ini pernah ditemuinya, saat musim hujan berkepanjangan beberapa waktu lalu. Saat itu, warga yang daerahnya kebanjiran mengeluh soal berkurangnya isi tabung elpiji 3 Kg miliknya. Namun, setelah dicek, ternyata isi tabung tersebut tetap sesuai takaran.

”Meski demikian, kami akan tetap cek laporan warga. Kami akan turun langsung ke lapangan, untuk memastikan benar tidaknya laporan tersebut,” janjinya.

Diketahui, warga Desa Bulungan, Kecamatan Pakisaji menuding, jika isi tabung elpiji 3 Kg tidak sesuai takaran. Salah satu warga, Kholis, menduga, jika tabung elpiji ukuran 3 Kg itu lebih banyak berisi udara dibanding gas. Indikasinya, saat regulator akan dipasang, terdapat semacam tekanan dari dalam tabung. Sehingga, regulator tersebut tidak bisa dipasangkan ke tabung. 

”Biasanya, untuk pemakaian normal, tabung elpiji 3 Kg habis dalam kurun waktu sekitar tiga pekan. Tapi sekarang, kurang dari 20 hari isi tabung sudah habis. Jangan-jangan, isi gasnya yang tidak ada 3 Kg,” ujarnya. (Wahyu KZ / Aries Budi)

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →