Loading...
You are here:  Home  >  Sosial  >  Artikel ini

Gerakan Aktivis Dicurigai Bela Pihak Tertentu



Reporter:    /  @ 02:24:35  /  9 Oktober 2014

    Print       Email

REMBANG – Majelis Permusyawaratan Pengasuh Pesantren se-Indonesia (MP3I) menggelar dialog terbuka bertema ”Dampak Sosial Pembangunan Pabrik Semen”, di Pondok Pesantren (Ponpes) Kauman Desa  Karangturi, Kecamatan Lasem, Rabu (8/10). 

Ketua panitia kegiatan dialog  Imam Baehaqi mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian MP3I dalam menyikapi penolakan dan dukungan warga terkait pendirian pabrik semen di Rembang. Pihaknya berharap semua pihak, baik yang menolak maupun mendukun harus mempertimbangkan kajian dampak sosial.

Koordinator Lembaga Studi Masyarakat (Lespem) Rembang Bambang Wahyu Widodo menyayangkan kegiatan yang bertajuk dialog ini, hanya menyuarakan aktivis tolak semen. Sementara warga pro pendirian pabrik semen yang dinilainya cukup banyak kurang diakomodir oleh mediator. 

Terkait keberadaan sejumlah aktivis gerakan tolak semen, dirinya berharap aktivis yang selama ini ada di balik penolakan sebagian warga ring satu agar meluruskan niat untuk membela  rakyat. ”Jika memang ingin membantu rakyat harus tulus. Kalau mau membela rakyat di depan, jangan  sembunyi di belakang dan enak-enakan main tablet,” kelakar Bambang menyinggung demo tolak semen di kantor bupati Rembang beberapa waktu lalu.

Selain itu, ia juga curiga, bahwa gerakan aktivis selama ini semata-mata untuk membela kepentingan pihak tertentu. Bahkan dirinya menuding jika ada dana besar dari pihak berkepentingan di balik penolakan tolak semen untuk para aktivis. ”Sementara ibu-ibu yang berada di tenda akan tetap miskin selamanya. Sedangkan yang berada di belakang dan mengaku sebagai aktivis itu kaya-kaya,” tandas Bambang.

Sekertaris Perusahaan PT Semen Indonesia Agung Wiharto menyambut baik kegiatan tersebut. Melalui kegiatan ini pihaknya berharap seluruh warga bisa mendapatkan solusi terbaik dan mendapatkan informasi secara luas. Menurutnya sebelum pembangunan pabrik dimulai, pihaknya juga sudah melakukan sosialisasi pada masyarakat.  Petusahaan akan terus berusaha menunjukkan manfaat dan keuntungan dari pembangunan pabrik tersebut.

Diskusi terkait Pro dan Kontra Pembangunan Pabrik Semen PT Semen Indonesia (Persero) Tbk itu dihadiri langsung oleh Sekertaris Perusahaan Agung Wiharto, Kepala Departemen CSR Wahyudi Heru P  Direktur Projec Rembang Ari Wardana Humas PT SI Abimayu. Kepala Enginering Projek Rembang Gatot Mardiana Kepala Bina Lingkungan Abdul Manan dan Analis Amdal dari PT Semen Indonesia  Budi Sulistyo.

Selain itu hadir pula, Pembina Lembaga MP3I, Sholahudin Wahid, Ketua Umum MP3I Ahmad Zaim Ma`Shoem, Prof dr Imam Suproyogo, Ketua LSM Kalal Jumadi, Sampak Gusuran Habib Anis Sholeh Ba`Asin, Tokoh sedulur sikep Gun Retno, serta puluhan  perwakilan warga Kontra di ring 1 Kecamatan Gunem dan Tokoh Ulama KH Rozaq Imam. (Ahmad Feri/Sumarni)

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →