Loading...
You are here:  Home  >  Olahraga  >  Artikel ini

Dani Pedrosa Lupakan Kekalahan



Reporter:    /  @ 01:07:08  /  9 Oktober 2014

    Print       Email

MOTEGI – Rider Repsol Honda Dani Pedrosa cuma bisa menambah dua poin dalam balapan sebelumnya di Aragon, setelah sempat terjatuh dan akhirnya cuma finish di posisi ke-14. Tapi hasil mengecewakan itu sudah Pedrosa lupakan karena kini sudah ada Motegi yang menanti. 

Dengan kondisi basah di Aragon, Pedrosa terjatuh setelah ia dan rekan setimnya, Marc Marquez, berusaha tetap melaju dengan menggunakan ban slick alih-alih langsung mengganti motor dengan setelan kondisi basah.

”Tentu saja Aragon merupakan balapan berat dan pada akhirnya aku membuat kesalahan tidak masuk lebih cepat (untuk ganti motor). Apapun, kami sudah move on dan kini aku fokus ke Motegi,” kata Pedrosa di halaman resmi MotoGP.

Di balapan kandang Honda tersebut, Pedrosa sudah pernah berjaya pada 2011 dan 2012, selain juga naik podium pada 2008 dan 2013. Di kelas 250cc ia juga pernah menang pada tahun 2004.

”Aku selalu senang menjalani balapan kandang Honda, ini merupakan momen besar buat Honda dan senantiasa memberiku motivasi ekstra untuk tampil bagus,” sebut Pedrosa.

Apalagi, lanjutnya, lintasan Motegi punya banyak titik pengereman keras dan akselerasi. Sehingga pengaturan yang bagus penting untuk stabilitas pengereman dan tampil bagus melalui tikungan. 

”Semoga saja cuacanya lebih baik daripada tahun lalu dan tak ada insiden seperti balapan sebelumnya,” harapnya.

Hal senada juga diungkapkan Marc Marquez. Setelah hasil buruk beruntun di San Marino dan Aragon kini ia berusaha bangkit untuk mengamankan gelar. Bahkan, ia berniat untuk menyapu bersih sisa laga termasuk seri Jepang pekan ini.

”Saya tak bisa membuat ini menjadi sebuah keberuntungan meski bermain di Jepang. Saya akan berusaha menang untuk meraih nilai sempurna,” terang Marques 

Sepanjang sejarah menggelar balapan MotoGP (sejak 1999), Motegi sudah dua kali menjadi penentu didapatnya gelar juara dunia. Yang pertama adalah di tahun 2007 atas nama Casey Stoner dan Valentino Rossi setahun kemudian. (Supriyadi)

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →