Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Jepara  >  Artikel ini

Pelayanan BPJS Kesehatan Tak Optimal



Reporter:    /  @ 03:24:01  /  8 Oktober 2014

    Print       Email

Kantor BPJS Kesehatan dipenuhi warga yang akan mendaftar menjadi peserta. Namun, pelayanan BPJS Kesehatan Jepara itu dikeluhkan warga, karena dinilai tidak optimal.

JEPARA – Pelayanan Badan Pelayanan Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan di Jepara dinilai tidak optimal. Sebab, banyak keluhan yang dilayangkan warga Jepara, setelah menjadi anggota BPJS Kesehatan.

Rohim, yang berdomisili di di Kecamatan Tahunan mengatakan, dirinya telah lama menjadi anggota BPJS Kesehatan. Namun, ketika ia sakit dan ingin berobat menggunakan kartu BPJS Kesehatan ditolak. 

”Nyatanya, meski punya kartu kepesertaan BPJS Kesehatan tapi tidak bisa dipakai. Ditolak, dengan alasan tidak berlaku di Jepara,” kata Rohim kepada Koran Muria, kemarin.

Menurutnya, kartu BPJS Kesehatan miliknya itu memang dikeluarkan oleh BPJS Kesehatan Kudus. Karena, ia adalah warga Kudus yang bekerja di Jepara.

”Kartu BPJS Kesehatan saya memang tertulis beralamat di Kudus. Tapi, masak hanya beda pembuatan tidak berlaku? Terpaksa, saya pakai uang lagi untuk berobat,” keluh Rohim.

Warga yang mengeluhkan pelayanan BPJS Kesehatan Jepara lainnya adalah Choiriyah, warga Desa Bugel, Kecamatan Kedung. Ia terpaksa dipindah ke rumah sakit swasta, karena RSUD Kartini juga tidak optimal dalam melayani pasien BPJS Kesehatan.

”Dalam sehari, ibu saya hanya dikunjungi sekali oleh dokter. Saat ditanya, dokternya hanya diam. Pelayanan rumah sakit terkesan tidak jelas,” kata Musta’anah, putri Choiriyah.

Dirinya menceritakan, ketika akan meminta ganti infus ke perawat, justru dilimpahkan ke petugas lain. Seharusnya, sebagai petugas medis tidak boleh melempar tanggung jawab. ”Penggantian infus itu kan bersifat mendesak,” imbuhnya.

Sementara itu, ketika dikonfirmasi terpisah, Wakil Direktur RSUD Kartini Bambang Dwipo menyatakan permintaan maaf jika ada pasien BPJS Kesehatan yang mendapat pelayanan tidak memuaskan. Menurutnya, pihak rumah sakit terbuka dalam menerima kritikan dan masukan dari pasien maupun keluarga pasien.

”Jika ada masalah, kami akan langsung tanggapi. Selain itu, kami juga selalu mengingatkan kepada tenaga kesehatan, untuk memberi pelayanan yang terbaik,” jelasnya. (Wahyu KZ / Aries Budi)

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →