Loading...
You are here:  Home  >  Sosial  >  Artikel ini

Stok Air Bersih di Kabupaten Rembang Tinggal 197 Tangki



Reporter:    /  @ 03:16:53  /  8 Oktober 2014

    Print       Email

REMBANG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rembang menyatakan telah menyalurkan sekitar 790 tangki air bersih kepada warga di sejumlah daerah yang dilanda kekeringan. Dari stok sebanyak 987 tangki air yang disediakan sejak Juli hingga sekarang, kini hanya tersisa sekitar 20 persen atau sekitar 197 tangki air.

”Stok persediaan bantuan air bersih bagi warga saat ini masih tersisa 20 persen dari alokasikan untuk memberikan bantuan air hingga November mendatang. Namun kami yakin kebutuhan air bersih akan tetap terpenuhi, sebab ada dukungan bantuan dari Badan Koordinasi Wilayah (Bakorwil) I Jateng,” ujar Kepala Seksi Logistik pada BPBD Rembang Ahmad Makruf, Selasa (7/10).

Makruf menyatakan, Bakorwil I Jateng telah siap mengucurkan 324 tangki air. Pada awal Oktober, akan disalurkan 162 tangki dan sisanya akan diberikan pada akhir Oktober nanti. Menurutnya kekeringan di Rembang diprediksi bakal segera berakhir pada pertengahan November mendatang.

”Sesuai hasil rapat dengan pihak Bakorwil bersama  Badan Meterologi, Klimatologi,

dan Geofisika, musim hujan di Rembang sudah akan turun pada pertengahan November,” kata Makruf.

Berdasarkan data BPBD Rembang,  puluhan desa yang mengajukan permohonan bantuan air bersih tersebar di 11 kecamatan. Sedangkan tiga kecamatan lain yang wilayahnya belum meminta bantuan air bersih yakni Kecamatan Rembang, Sarang, dan Sale. 

Sementara itu, hingga pekan pertama Oktober, wilayah yang mengalami kekeringan di Rembang semakin meluas. Tercatat sekitar 35 desa yang mengajukan permohonan air bersih kepada BPBD. ”Namun pekan ini kami prediksi akan ada tambah sekitar 8 desa, karena sudah menghubungi kami lewat telepon. Kami minta desa segera menyampaikan permohonan melalui surat resmi,” pungkas Makruf. (Ahmad Feri/Sumarni)

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →