Loading...
You are here:  Home  >  Ekonomi  >  Artikel ini

Revitalisasi Pasar Sumbang PAD Kabupaten Blora Rp 3,3 Miliar



Reporter:    /  @ 03:04:30  /  8 Oktober 2014

    Print       Email

Bupati Djoko Nugroho (kanan) memberi ucapan selamat kepada pengurus paguyuban pasar yang baru saja dikukuhkan, kemarin. Para pengurus paguyuban pasar itu diminta, untuk terus meningkatkan omzet pasar. (KORAN MURIA)

BLORA – Pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Blora, dari tahun ke tahun mengalami peningkatan. Hal itu seiring dengan proses revitalisasi pasar tradisional yang ada di masing-masing kecamatan, yang mulai menampakkan kemajuan di bidang perekonomian. Revitalisasi pasar tradisional di Blora sendiri, sudah dimulai sejak 2012 lalu.

Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan YMKM (Disperindagkop dan UMKM) Blora Maskur mengatakan revitalisasi pasar yang dilakukan itu, ternyata mampu menaikkan pendapatan untuk kas daerah. Kenaikan pendapatan juga dialami para pedagang pasar, karena pasar tertata rapi dan bersih.

”Omzet pedagang meningkat setiap harinya. Kenaikan pendapatan ini riil,” kata maskur di sela pengukuhan pengurus paguyuban pedagang pasar se Kabupaten Blora, Selasa (7/10).

Maskur menambahkan, sebelum revitalisasi dilakukan, pasar tradisional di kecamatan hanya menyumbang Rp 1,4 miliar ke PAD. Namun, jumlah itu meningkat hampir dua kali lipat pada 2013, yakni menjadi Rp 2,4 miliar. Bahkan, tahun ini sumbangan ke PAD naik menjadi Rp 3,3 miliar. 

”Ke depan, pendapatan akan terus naik seiring dengan revitalisasi lagi sejumlah pasar di kecamatan. Di Blora ada 12 pasar, dengan omzet setiap tahunnya Rp 104 miliar,” jelasnya.

”Tahun ini, ada dua pasar yang direvitalisasi. Yakni Pasar Kecamatan Jati dan Pasar Rajawali di Kecamatan Blora, terang Maskur.

Menurutnya, kedua pasar itu membutuhkan dana revitalisasi yang cukup besar. Pasal di Kecamatan Jati, dana yang dibutuhkan untuk revitaslisasi berasal dari dana alokasi khusus (DAK) sebesar Rp 2,1 miliar. Sedangkan Pasar Rajawali di Kecamatan Blora juga butuh dana Rp 500 juta yang dibantu dari provinsi. ”Akhir tahun ini, revitalisasi kedua pasar itu selesai,” imbuhnya. (Aries Budi)

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →