Loading...
You are here:  Home  >  Olahraga  >  Artikel ini

Costa Andalkan Fabregas Akhiri Puasa Gol



Reporter:    /  @ 02:16:06  /  8 Oktober 2014

    Print       Email

MADRID – Diego Costa belum membuka rekening golnya untuk Spanyol dalam lima penampilan. Capaian tersebut memang kontras dengan penampilan gemilang yang ia perlihatkan saat membela Atletico Madrid musim lalu dan awal bagusnya di Chelsea.

Penyerang kelahiran Brazil itu berhasil mencetak 36 gol untuk Atletico pada musim 2013/2014. Terbaru ia membukukan sembilan gol dari sembilan penampilannya musim ini bersama Chelsea. Raihan itu, membuat Costa menjadi pemain tertajam kedua di enam elit Eropa di belakang Ronaldo (Real Madrid, 13 gol dari enam pertandingan). 

Meski begitu, ia masih memiliki peluang lain untuk mengakhiri kemandulan gol ketika Spanyol bertanding di markas Slovakia dan Luxemburg pada kualifikasi Piala Eropa 2016 akhir pekan ini. Salah satunya keberadaan Cesc Fabregas.

Hal ini cukup masuk akal, dari sembilan gol Costa untuk Chelsea musim ini, empat di antaranya tercipta berkat assist Fabregas. Kemungkinan besar, ia akan dimainkan sebagai pengatur permainan oleh Del Bosque untuk kedua pertandingan kualifikasi tersebut.

Fabregas secara keseluruhan telah mencatatkan tujuh assist, sedangkan fakta bahwa 19 tembakan Costa pada musim ini 16 di antaranya merupakan tembakan akurat ke gawang, menggaris bawahi penampilan gemilang sang penyerang.

”Saya sangat ingin mencetak gol di sini dan saya telah berkata kepada Cesc bahwa kami memiliki hubungan bagus di Chelsea, maka kami memahami satu sama lain dengan sangat baik, namun sekarang kami harus melakukannya di sini juga,” kata Costa seperti dikutip Antara.

Costa kemungkinan besar akan memimpin lini depan saat melawan Slovakia dan Luxemburg, di mana Fabregas dan pemain-pemain lain seperti Andres Iniesta dan David Silva diharapkan akan melayaninya seperti yang didapatnya di level klub.

Spanyol, juara dunia 2010, akan mengejar gelar level benua untuk ketiga kalinya secara beruntun di Prancis dua tahun mendatang jika mereka lolos dari grup, yang juga dihuni Ukraina dan Belarus.

Mereka akan bermain melawan Slovakia di Zilina pada Kamis, dan kemudian menghadapi Luxemburg di Luxembourg City pada Minggu. (Supriyadi)

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →