Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Kudus  >  Artikel ini

Panahan Kudus Siap Ikuti 2 Kejuaraan



Reporter:    /  @ 02:09:08  /  8 Oktober 2014

    Print       Email

Para atlet panahan melakukan latihan rutin jelang kejuaraan, di Lapangan Panahan Bae, Kudus, kemarin. Jelang kejuaraan, Perpani mengintensifkan latihan. (KOMA / Akrom Hazami)

KUDUS – Pengkab Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Kudus sibuk menyiapkan atletnya untuk mengikuti dua kejuaraan. Apalagi, kompetisi itu akan diselenggarakan dalam waktu yang berdekatan.

Dua kejuaraan itu adalah Kejurnas Junior di Kebumen pada 25-29 Oktober, dan Kejurda Pelajar Jateng di Wonogiri, 19-22 Oktober. Di antara kesiapan yang dilakukan yakni dengan mengintensifkan latihan lebih keras dibanding sebelumnya.

Ketua Pengkab Perpani Kudus Hadi Sunaryo mengatakan, dua kejuaran itu diadakan dalam waktu berdekatan. Hal itu membuat Perpani harus menyiapkan diri secara keras. ”Latihan fisik sudah dilakukan, serta teknik juga telah ditingkatkan,” kata Hadi ditemui di sela-sela latihan di Lapangan Panahan Bae, Kudus, kemarin.

Latihan itu telah dilakukan jauh-jauh hari. Tidak heran, jika sekarang atletnya sudah mengalami perkembangan. ”Sudah ada peningkatan. Baik fisik dan tekniknya. Peningkatannya sangat signifikan,” ujarnya.

Disinggung jadwal latihan yang dilakukan, Hadi menuturkan, latihan yang semula tiga kali dalam sepekan. Kini bertambah menjadi lima hari dalam sepekan. Dengan waktu latihan juga mengalami tambahan. Biasanya, latihan dilakukan sore hari pukul 15.00. Sekarang, latihan dilakukan lebih awal yakni pukul 14.00.

Berkembangnya kemampuan atlet beriringan pula dengan peningkatan skor.  Sebelumnya, atlet memperoleh skor 625. Digenjotnya latihan membuat skor atlet membaik yakni 700-720. Setidaknya, skor itu sudah mendekati dengan skor yang diharapkan pada kejuaran.

Untuk kejuaraan tingkat putri skor biasanya 725. Sedangkan skor putra yakni 800-820. Yang terpenting baginya sekarang adalah pengontrolan mental atlet. Perpani telah berupaya melakukan pelatihan mental seperti try out dan skor. ”Tinggal mentalnya harus melawan diri sendiri,”tambahnya. (Akrom Hazami)

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →