Loading...
You are here:  Home  >  Hukum & Kriminal  >  Artikel ini

Sopir Sinar Mandiri Ditetapkan Sebagai Tersangka



Reporter:    /  @ 19:47:35  /  6 Oktober 2014

    Print       Email

Warga melihat kondisi bus Sinar Mandiri pascakecelakaan yang menewaskan seorang pengendara sepeda motor di pantura Lasem, Sabtu (4/10) malam lalu. (KOMA/AHMAD FERI)

REMBANG – Satlantas Polres Rembang menetapkan sopir PO Sinar Mandiri bernomor polisi N 7584 UG, Ahmad Dawam (55) sebagai tersangka kecelakaan di pantura Lasem (Sabtu, 4/10) malam. Warga RT 4 RW 2 Desa Tikusan, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro tersebut, akan menjalani proses hukum atas kejadian yang menewaskan salah seorang ulama, HM Nurul Huda (61), warga RT 3 RW 2 Desa Soditan, Kecamatan Lasem.
”Hingga kini sopir bus masih menjalani pemeriksaan penyidik kecelakaan. Sopir diduga bersalah, karena menerobos jalan yang bukan jalurnya hingga mengakibatkan pengendara sepeda motor meninggal dunia,” ujar Kaur Bin Ops Satlantas Polres Rembang, Iptu Haryanto, Senin (6/10).

Ia mengatakan, akibat kejadian yang merengut nyawa satu orang itu, tersangka bakal dijerat Pasal 310 Ayat 1 tentang Undang Undang Lalu Lintas Dan Angkutan Jalan dengan ancaman hukuman  enam tahun penjara dan denda paling banyak Rp 12 juta.
Iptu Haryanto meminta kepada masyarakat jangan main hakim sendiri. Apalagi dengan melakukan sweeping di jalur pantura, sebab tersangka kini telah ditangani oleh aparat kepolisian. Menurutnya, tidak hanya bus Sinar Mandiri yang akan ditindak, namun kendaraan lain yang kedapatan ugal-ugalan di jalan raya, melaju dengan kecepatan tinggi akan langsung ditindak tegas.
”Kami telah menginstruksikan kepada anggota untuk menilang pengendara yang ugal-ugalan,  agar menghargai pengguna jalan lain,” tandas Iptu Haryanto. (AHMAD FERI/SUMARNI)

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →