Loading...
You are here:  Home  >  Sosial  >  Artikel ini

Waduk Gembong Mengering



Reporter:    /  @ 12:38:36  /  6 Oktober 2014

    Print       Email

Nelayan Waduk Gembong merapatkan getek di pinggir waduk. Air di waduk itu, semakin menyusut dan mengering, sehingga terancam tak bisa mengaliri sawah. (KOMA/SYAMSUL FALAK)

PATI – Musim kemarau yang memasuki puncak pada Oktober ini, berpengaruh pada menyusutnya debit Air Waduk Seloromo, Gembong. Dalam sebulan terakhirm penyusustan mencapai dua juta meter kubik.
Kondisi ini semakin mengancam areal pertanian yang selama ini mengandalkan waduk Gembong sebagai irigasi. Karena Waduk Gembong semakin mengering.
Sulardi, petugas Waduk Gembong Mengatakanpada awal bulan September lalu, debit air masih mencapai 5.300 meter kubik, namun berdasarkan pantauan kemarin, jumlah debit air  terisa 3.1 juta meter kubik saja. Sehingga dalam sebulan penyusutan mencapai 2.2 juta meter kubik.

”Penyebab menyusutnya debit air waduk, selain di akibatkan oleh penguapan akibat panasnya suhu, juga besarnya jumlah pengaliran air bagi kebutuhan irigasi, yang mencapai 1.500 liter per detiknya. Sehingga, bukan tidak mungkin, jika dalam sebulan terakhir ini tak kunjung hujan, debit air akan mencapai batas akhir, yakni 500 juta meter kubik,” katanya, kemarin.
Akibat semakin menipisnya debit air, daerah pertanian yang selama ini mengandalkan Waduk Gembong sebagai irigasi, kini terancam. Pengelola waduk mengimbau petani agar tetap menghemat, dalam menggunakan air irigasi dan sesuai kebutuhan hidup tanaman. (SYAMSUL FALAK/ALI MUNTOHA)

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →