Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Kudus  >  Artikel ini

Pembebasan Lahan Waduk Logung Ditarget Selesai 2014



Reporter:    /  @ 19:19:54  /  6 Oktober 2014

    Print       Email

KUDUS – Pemerintah Kabupaten Kudus menargetkan pembebasan lahan untuk pembangunan Waduk Logung selesai tahun 2014. Pemerintah Provinsi Jateng dan Pemerintah Pusat sudah berkomitmen untuk membantu pembangunan waduk tersebut.
Bupati Kudus Musthofa mengakui ada beberapa warga pemilik lahan yang tidak menginginkan dibayar dengan uang. Melainkan minta ganti tanah di daerah lainnya. Rencananya, tahun ini terdapat 49 pemilik lahan yang akan dibebaskan dan mendapatkan pembayaran.
”Namun terdapat beberapa warga yang meminta ganti tanah. Kami tetap berupaya memberikan ganti untung dengan uang tunai,” ujar Musthofa, kemarin, seperti ditulis Antara.
Jika hingga akhir tahun 2014 belum juga selesai, katanya, pemkab terpaksa menempuh jalur konsinyasi. Artinya, uang ganti untung akan dititipkan ke Pengadilan Negeri Kabupaten Kudus. Salah satu persyaratan untuk menempuh jalur konsinyasi, yakni pembebasan lahan untuk pembangunan waduknya harus sudah mencapai 75 persen.

”Rencana pembangunan Waduk Logung di Kudus dirintis sejak 1970-an guna mengurangi dampak banjir di beberapa daerah. Selain itu untuk keperluan suplai air bersih serta pengairan lahan pertanian,” ujar Musthofa.
Plt Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kudus Didiek Tri Prasetyo mengungkapkan, luas lahan yang dibutuhkan untuk pembangunan Waduk Logung 196 hektare. Lahan tersebut tersebar di Desa Tanjungrejo, Kecamatan Jekulo) dan Desa Kandangmas, Kecamatan Dawe serta lahan milik Perum Perhutani. Total lahan milik warga yang dibebaskan, kata dia, mencapai 602 bidang dengan luas mencapai 931.403 meter persegi.
Rinciannya, di Desa Tanjungrejo tercatat seluas 293.337 meter persegi atau 187 bidang. Sedangkan di Desa Kandangmas tercatat seluas 638.066 meter persegi atau 415 bidang. Sementara luas lahan yang belum dibebaskan, tercatat seluas 552.197 meter persegi atau 95 bidang yang tersebar di Desa Kandangmas dan Desa Tanjungrejo.
Berdasarkan pemberitaan sebelumnya, warga Desa Tanjungrejo masih mempertanyakan kepastian ada tidaknya sisa lahan milik warga yang tidak digunakan untuk pembangunan Waduk Logung. Beberapa warga mengakui pernah mendapat pemberitahuan bahwa lahan yang digunakan untuk Waduk Logung hanya sebagian sehingga masih ada sisa lahan yang tidak terpakai. (SUWOKO)

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →