Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Kudus  >  Artikel ini

Polres Tahan Mantan Kades Banget



Reporter:    /  @ 19:16:30  /  6 Oktober 2014

    Print       Email

KUDUS – Kepolisian Resor Kudus telah menahan mantan kepala Desa Banget, Kecamatan Kaliwungu, Andi Hartono. Tersangka itu ditahan dalam kasus dugaan korupsi dana proyek perbaikan jalan.
Kasat Reskrim Polres Kudus AKP Sulkhan mengatakan, mantan kepala desa ditetapkan sebagai tersangka dugaan korupsi dana APBDes. Usai menjabat kepala desa, mantan kades itu merantau ke luar Jawa.
”Hasil pantauan petugas, tersangka sempat bekerja di Nusa Tenggara Timur kemudian pindah ke Nusa Tenggara Barat,” ujar Sulkhan, kemarin, seperti ditulis Antara.
Pada 19 September 2014, katanya, tersangka berhasil ditangkap ketika berada di Kota Cepu, Kabupaten Blora. Tersangka dijebloskan ke dalam sel tahanan Polres Kudus untuk proses penyelidikan lebih lanjut.
”Penahanan tersangka diperpanjang menjadi 40 hari dari penahanan sebelumnya selama 10 hari,” katanya.

Sulkhan menjelaskan, dari hasil penyelidikan petugas, tersangka diduga melakukan tindak pidana korupsi dana proyek perbaikan jalan desa setempat dengan potensi kerugian mencapai Rp 80 juta lebih. ”Untuk memastikan nilai kerugiannya masih harus menunggu hasil audit BPKP (Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan) Jateng,” ujarnya.
Berdasarkan jadwal, menurutnya, proyek kegiatan perbaikan jalan yang dianggarkan dana APBDes 2010 dan 2011 bisa tuntas sesuai tahun anggaran. Namun, pelaksanaannya justru baru direalisasikan pada tahun 2013 menggunakan dana dari berbagai sumber.
”Artinya pelaksanaannya justru dobel anggaran. Karena sebelumnya juga sudah dianggarkan oleh APBDes 2010 dan 2011,” tuturnya.
Di hadapan petugas, katanya, tersangka mengakui perbuatannya melakukan penyalahgunaan dana proyek perbaikan jalan di desanya. Kasus dugaan korupsi tersebut merupakan hasil laporan masyarakat yang ditindaklanjuti oleh petugas.
Dia menambahkan, pada tahun ini, Polres Kudus tercatat menangani tiga kasus dugaan korupsi di tingkat pemerintahan desa serta satuan kerja pemerintah daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kudus. Dari ketiga kasus dugaan korupsi tersebut, dua di antaranya terkait dugaan penyimpangan anggaran desa di dua desa di Kudus salah satunya di Desa Banget.
”Selebihnya kasus dugaan korupsi penyimpangan anggaran untuk kegiatan tertentu yang ditangani oleh SKPD (satuan kerja pemerintah daerah) di Kudus,” ujar Sulkhan. (SUWOKO)

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →