Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Kudus  >  Artikel ini

Beasiswa Miskin 2014 Molor Lama



Reporter:    /  @ 19:13:07  /  6 Oktober 2014

    Print       Email

KUDUS – Pembagian dana program Bantuan Siswa Miskin (BSM) dari Pemerintah pusat, yang diberikan untuk siswa SMA dan SMK hingga kini belum juga dibagikan. Padahal, seharusnya bantuan tersebut dapat dibagikan sebelum Lebaran atau tepatnya 31 Juli lalu.
Kasi Kurikulum Dikmen pada Disdikpora Kudus Srieati menyatakan, sebagaimana jadwal yang ditentukan, beasiswa harusnya diberikan maksimal 31 Juli lalu. Namun hingga kini belum juga cair.
”Sesuai aturan, jika sampai tanggal tersebut tidak juga diambil, dana beasiswa akan hangus dan kembali ke pusat,” katanya kepada Koran Muria, Senin (6/10).
Dia mengatakan, molornya pembangian BSM tidak diketahui alasannya. Sebab pihak Disdikpora hanya mendapatkan kabar bahwa BSM belum dapat dibagikan, dan masih menunggu edaran pengambilannya.

Setelah pihaknya tahu jadwal pengambilan, kata Srieati, akan dilakukan pembagian surat ke semua sekolah yang mendapatkan bantuan. Kondisi ini menurutnya seperti yang terjadi beberapa waktu lalu.
”Kalau pencairannya ya tetap sama, di Bank BRI. Sebab pada 2014 kebijakan dari pusat demikian. Berbeda dengan 2013 lalu yang pengambilannya dilakukan di Kantor Pos,” ujarnya.
Srieati menjelaskan, penerima program BSM 2014 masih sama, yakni sebanyak 1.085 siswa SMK dan  SMA. Jumlah tersebut terbagi di 494 Siswa SMK dan 531 Siswa SMA. Jumlah tersebut didapat setelah proses verivikasi dari pemerintah pusat.
Menurut dia, untuk BSM 2014 akan diberikan sebanyak dua kali dalam setahun. Pencairan dilakukan setiap semester. Tahun ini, pencairan akan dilakukan untuk beasiswa hingga Juli.
Dia menambahkan, untuk dapat mencairkan bantuan, harus diambil oleh siswa secara langsung yang tercantum dalam daftar. Siswa juga harus melampirkan sejumlah persyaratan, di antaranya fotocopy KK dan kartu pelajar.
”Jumlah beasiswa yang diberikan berbeda, kisaran mulai Rp 500 ribu sampai dengan Rp 1 juta. Seperti halnya siswa kelas XII, dapatnya Rp 500 ribu. Kami langsung mendapatkan data penerima by name siswa dan sekolah,” katanya. (FAISOL HADI/SUWOKO)

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →