Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Kudus  >  Artikel ini

Belum Ada Sosialisasi Minimarket 24 Jam



Reporter:    /  @ 02:54:34  /  6 Oktober 2014

    Print       Email

KUDUS – Saat ini banyak minimarket yang di Kudus yang beroperasi 24 jam. Padahal pemkab telah menyatakan belum ada satu pun pengelola yang mengajukan izin operasi. Namun selama ini selama ini belum ada sosialisasi kepada para pemilikm usaha terkait izin tersebut.

”Harusnya dilakukan sosialisasi kepada para pemilik usaha swalayan. Sebab selama ini mungkin mereka yang tidak tahu mengenai hal tersebut. Sehingga masih beroperasi selama 24 jam meski tidak mengantongi izin,” kata Kepala Kantor Pusat Perizinan Terpadu  (KPPT) Kudus Revlisianto Subekti, kepada Koran Muria, kemarin.

Menurutnya, pembagian tugas antara KPPT dengan Dinas Perdagangan menjadi penyebab hal tersebut terjadi. Sebab selama ini tidak ada pembinaan terhadap para penguasa perdagangan. Sehingga pengelola minimarket dengan bebas membuka usahanya selama 24 jam.

Dia mengatakan, jumlah minimarket di Kudus sebanyak 53 unit. Jumlah tersebut akan bertambah banyak karena selama ini tidak ada batasan maksimal jumlah miminarket di Kudus. Selama ini hanya terdapat aturan jarak pembuatan minimarket dengan jarak minimarket.

”Kalau jumlahnya tidak ada batasan. Bahkan kalaupun jumlahnya mencapai ratusan itu tidak masalah. Selin itu, kalaupun  nantinya dua sampai tida minimarket berjajar sekalipun. Itu tidak menjadi masalahg karena memang aturannya tidak melarangnya,” ujarnya.

Revlisianto mengatakan, Saat ini ada sejumlah mini market yang beroperasi 24 jam. Sejumlah mini market tersebut terdapat di sejumlah wilayah, khususnya di jalur protokol dan pantura. Mini market tersebut belum mengantongi izin operasi 24 jam dari Pemkab Kudus. Meski begitu, pemkab hingga kini belum mengambil tindakan.

”Izinnya memang dari kami, dan sejauh ini belum ada yang mengajukan untuk buka selama 24 jam. Kalau menurut aturan memang menyalahi,” katanya. 

Meski berwenang memberikan izin, namun menurut Revlisianto, KPPT tidak berwenang untuk mengambil tindakan terhadap mini market yang beroperasi 24 tanpa izin. Menurutnya, pembinaan dan penindakan merupakan tugas Dinas Perdagangan dan Pengelolaan Pasar (Dagsar) dan Satpol PP. 

”Petugas yang membina langsung dari Dinas Dagsar. Jika ada yang membandel, itu tugas penegak perda, dalam hal ini Satpol PP. Sebab masing-masing sudah ada job,” ujarnya. (Faisol Hadi / Suwoko)

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →