Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Jepara  >  Artikel ini

3 Blok Rusunawa Mangkrak



Reporter:    /  @ 02:45:43  /  6 Oktober 2014

    Print       Email

Sejumlah anak-anak bermain-main di depan rusunawa Blok C yang belum berpenghuni. Belum difungsikan rusunawa Blok C itu, dikarenakan belum tersedia fasilitas listrik dan air bersih. (KOMA / wahyu KZ)

JEPARA – Rumah susun sewa (Rusunawa) Kiai Mojo berada di Kelurahan Jobokuto, Kecamatan Kota Jepara sudah lama berdiri. Namun, tiga blok yang ada di rusunawa tersebut belum dipakai alias masih mangkrak. Yakni, di Blok C, D dan E. 

Bahkan, di Blok D dan E, sampai saat ini belum ada berminat menempati. Sedangkan di Blok C, fasilitas listrik dan air bersih belum terpasang.

Dari pantauan Koran Muria di lapangan, seluruh bagian di unit rusunawa itu kotor penuh debu. Selain itu, dinding-dinding di sebagian lantai dasar rusunawa penuh coretan dari tangan-tangan jahil. 

Di Blok D dan E, yang terletak di depan Stadion Gelora Bumi Kartini (SGBK) memperlihatkan, jika bangunan itu tidak pernah dirawat. Pintu-pintu rusunawa di bagian lantai dasar, banyak yang rusak. Besi-besi di tiap ruang di rusunawa, juga banyak yang terlihat berkarat. Di bagian halaman, penuh sampah yang berserakan. 

Fasilitas umum yang ada di rusunawa, misalnya lampu-lampu penerangan banyak yang hilang. Selain lampu, kran air di lantai dasar juga hilang.

Kepala UPT Rusunawa Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (Ciptakaru) Jepara Daruji mengatakan mangkraknya rusunawa itu, karena fasilitas listrik dan air bersih belum terpasang. Khususnya di rusunawa Blok C. Untuk pemasangan instalasi listrik, akan dikoordinasikan dengan pihak terkait.

”Kami usahakan, akhir tahun instalasi air dan listrik sudah terpasang. Dengan demikian, rusunawa bisa segera ditempati para calon peminat,” kata Daruji, kemarin.

Daruji menambahkan, di Blok C rusunawa itu sudah ada bersedia menempati. Jumlah calon penghuninya yang masuk daftar tunggu sekitar 50 kepala keluarga (KK). Sementara, kapasitas rusunawa di Blok C mampu ditempati sekitar 98 KK. 

”Satu unit rusunawa terbagi dalam empat lantai, ditambah satu lantai dasar. Tiap lantai mampu ditempati 24 KK. Jadi, empat lantai diperuntukkan 96 KK. Sementara, di lantai dasar hanya bisa ditempati dua KK,” terang Daruji.(Wahyu KZ / Aries Budi)

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →