Loading...
You are here:  Home  >  Sosial  >  Artikel ini

Puluhan Hektare Tambak Garam Kecamatan Kaliori Telantar



Reporter:    /  @ 02:20:32  /  6 Oktober 2014

    Print       Email

Seorang petani menyiapkan lahan garam di areal tambak Desa Dresi Kulon, Kecaatan Kaliori, belum lama ini. Sejumlah petani berhenti berproduksi sejak beberapa hari terakhir akibat pendangkalan saluran air laut ke tambak. (KOMA/Ahmad Feri)

REMBANG – Sejumlah petani garam di Kecamatan Kaliori berhenti berproduksi sejak astu pekan terakhir. Hal itu disebabkan saluran air laut menuju tambak mengalami pendangkalan, sehingga air baku tidak bisa naik. Akibat kondisi tersebut, puluhan hektare tambak garam tidak tergaram atau telantar. Lahan tambak yang menganggur itu tersebar di Desa Dresi Kulon, Dresi Wetan, dan Purworejo.

Salah seorang petani garam warga Dresi Kulon, Hendro mengatakan, tambak garam di Dresi Wetan sudah seminggu terakhir tidak berproduksi. Bahkan beberapa hari lalu, para petani terpaksa menyedot air langsung dari laut dengan mengerahkan enam mesin sedot. 

Meski hasilnya tidak sebanding dengan biaya yang dikeluarkan, menyedot air langsung dari laut terpaksa dilakukan agar tambak seluas 2,5 hektare tetap berproduksi, dan para petani penggarap tepa berpenghasilan. Sebab, dengan telantarnya tambak garam, maka puluhan petani dan buruh penggarap garam menganggur.

”Air laut sulit naik ke atas. Berbagai upaya kami lakukan teramsuk mengerahkan enam mesin sedot dengan menghabiskan bensin 30 liter. Kondisi ini tentu memberatkan kami, karena biaya produksi semakin membengkak,” katanya.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (Dinlutkan) Kabupaten Rembang Suparman mengatakan, pendangkalan salran air laut ke areal tambak garam menyebabkan sebagian petani di daerah Dresi Wetan kesulitan mengolah lahan. Sejak beberapa hari terakhir, pasang air laut tidak terlalu tinggi, sehingga tak sampai menyentuh saluran di daerah atas. 

”Kondisi pasang air laut merupakan siklus pasang-surut yang terjadi setiap tahun. Namun untuk normalisasi normalisasi saluran atau sungai menuju tambak garam, tahun ini tidak ada,” kata Suparmin. (Ahmad Feri / Sumarni)

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →