Loading...
You are here:  Home  >  Sosial  >  Artikel ini

BPJS Belum Efektif



Reporter:    /  @ 01:50:34  /  6 Oktober 2014

    Print       Email

KOTA SEMARANG – Meski sudah diberlakukan sejak awal tahun 2014, hingga kini pelaksanaan program Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, dinilai masih belum efektif. Ini disebabkan masih banyak rumah sakit, yang menolak pasien, meski sudah terdaftar sebagai peserta BPJS.

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menyatakan, pihaknya mendapatkan banyak pengaduan tentang keluhan dari pelaksanaan program tersebut. Menurut dia, banyak peserta BPJS Kesehatan yang ditolak berobat, dengan alasan ruang inap sudah penuh.

”Banyak keluhan yang masuk ke saya. Tak hanya soal ditolak berobat, tetapi juga karena masih dikenai biaya tambahan, ataupun pelayanan yang buruk,” katanya, dikutip Antara.

Ia menyatakan, seluruh rumah sakit di Jateng, diminta agar tidak menolak dan tetap memberikan pelayanan terbaik bagi pasien pemegang kartu BPJS Kesehatan. Ganjar mengaku akan turun langsung ke lapangan untuk menindaklanjuti berbagai keluhan yang disampaikan masyarakat.

”Saya akan sikat pungli-pungli itu, dan mengontrol beberapa rumah sakit. Orang mau bayar menjaga kesehatannya masih dipungli juga,” ujarnya.

Keluhan lain yang disampaikan masyarakat terkait BPJS Kesehatan adalah sulitnya mendaftar. Hal ini disebabkan terbatasnya jumlah loket pendaftaran, sehingga menyebabkan antrean panjang dan membutuhkan waktu lama.

Ganjar meminta loket pendaftaran di setiap kantor BPJS Kesehatan ditambah dan mempercepat waktu.

Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Divre Jateng-DIY Andayani Budi Lestari sebelumnya mengakui, ada beberapa rumah sakit yang tak mengikuti aturan BPJS. Terutama rumah sakit swasta, yang sudah bermitra untuk mendukung program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Ia juga mengakui masih ada beberapa rumah sakit yang masih menarik biaya, meskipun pasien merupakan peserta BPJS Kesehatan. Ia menyebut hal itu sebagai ketidaksiapan rumah sakit. Sehingga pihakanya menindak tegas, dengan mencabut kerja sama dengan rumah sakit tersebut. (Ali Muntoha)

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →