Loading...
You are here:  Home  >  Sosial  >  Artikel ini

Konsumsi Elpiji 3 Kg Belum Tepat Sasaran



Reporter:    /  @ 01:48:18  /  6 Oktober 2014

    Print       Email

Pekerja menata tabung gas Elpiji 3 Kg di depo SPBE. Distribusi elpiji bersubsidi itu diniali masih belum tepat sasaran, karena banyak keluarga mapan yang juga menggunakannya. (ANTARA / Rudi Mulya)

KOTA SEMARANG – Konsumsi elpiji tabung melon, belum tepat sasaran. Karena masih banyak kelompok keluarga menengah atas, yang menggunakan elpiji ukuran tabung 3 kg tersebut.

”Sesuai fungsinya, elpiji 3 kg seharusnya untuk masyarakat menengah ke bawah dan kelompok usaha mikro. Tetapi pada kenyataannya sebagian masyarakat yang seharusnya mengonsumsi elpiji 12 kg malah menggunakan elpiji ukuran tabung 3 kg,” kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Semarang Nurjanah, dikutip Antara, kemarin.

Menurut dia, perlu ada pengawasan terus-menerus mengenai proses pendistribusian, disertai kerja sama dengan instansi terkait. ”Sejauh ini kami terus melakukan koordinasi dengan Pertamina dan Dinas ESDM. Agar jangan sampai ada penyelewengan,” jelasnya.

Pihaknya juga berharap masyarakat lebih kooperatif dalam menyikapi peraturan dari pemerintah tersebut. Yaitu yang memiliki ekonomi mapan jangan menggunakan elpiji ukuran tabung 3 kg.

Untuk meningkatkan kesadaran di kalangan masyarakat, pihaknya juga melakukan langkah sosialisasi dengan melibatkan sejumlah pihak, salah satunya Hiswana Migas. ”Dalam hal ini Hiswana Migas juga harus sepenuhnya menyadari bahwa konsumen elpiji ukuran tabung 3 kg dan 12 kg sudah berbeda,” ujarnya.

Sebelumnya, PT Pertamina Marketing Operation Region (MOR) IV Jateng-DIY berupaya mengantisipasi migrasi pengguna elpiji dari 12 kg ke 3 kg. Hal ini dilakukan menyusul kenaikan harga elpiji 12 kilogram.

”Kami terus memonitor day to day, jumlah tabung yang terdistribusi di lapangan,” ujar External Relation PT Pertamina Marketing Operation Region (MOR) IV Jawa Tengah-DIY Robert MV Dumatubun.

Menurutnya, Pertamina melakukan monitoring distribusi elpiji 3 kg sampai pangkalan dengan aplikasi SIMOL3K. Yaitu Sistem Monitoring Penyaluran Elpiji 3 kg. (Ali Muntoha)

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →