Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Jepara  >  Artikel ini

Basalamah Masih Gerilya Investor



Reporter:    /  @ 01:32:31  /  6 Oktober 2014

    Print       Email

JEPARA – CEO Persijap M Said Basalamah terus bergerilya mencari investor baru bagi Persijap untuk kompetisi musim depan. Proses jual beli saham antara Persijap dengan Johar Lin Eng yang sampai sekarang tidak ada kejelasan, membuat Basalamah memilih mengalihkan perhatian ke pihak lain. 

Setelah kompetisi selesai, Basalamah ingin membagi konsentrasi antara sepak bola dan bisnis. Selain fokus pada penyelesaian tunggakan gaji dan kekurangan-kekurangan yang lain, Basalamah juga merasa butuh istirahat dari kesibukannya dalam mengurusi sepak bola. Beberapa hari terakhir, dia juga mengaku sering ke luar kota untuk mengurusi keperluan lainnya. ”Tidak melulu sepak bola kan. Ada saatnya saya juga butuh istirahat,” kata Basalamah.

Meski demikian, Basalamah tidak lantas meninggalkan Persijap sepenuhnya. Selama pergi ke luar kota untuk kepentingan lain, pihaknya juga mencari investor yang bersedia untuk mengelola Persijap di musim yang akan datang. 

Basalamah menambahkan, sejauh ini belum ada gambaran mengenai Persijap di kompetisi Divisi Utama mendatang. Menurutnya, pelaksanaan kompetisi Divisi Utama musim depan masih akan digelar pada Februari tahun 2015 nanti. Sehingga, saat ini masih sangat jauh dan panjang waktu yang dimiliki Persijap untuk mempersiapkannya. ”Masih lama kok, jadi tidak perlu buru-buru,” ucapnya.

Terpisah, Ketua PSSI Jepara Ahmad Rifai mengatakan, ada baiknya Persijap pada kompetisi mendatang lebih memprioritaskan pemain lokal. Dia menilai, pemain-pemain asal Jepara memiliki kemampuan untuk bersaing di level Divisi Utama.

”Banyak pemain-pemain Jepara yang berkualitas. Untuk kompetisi Divisi Utama, saya menilai mereka (pemain lokal Jepara) layak untuk memperkuat Persijap,” jelasnya.

Dia meminta Persijap lebih serius mempersiapkan diri, baik dari sisi finansial maupun perekrutan pemain. Rifai berharap, kasus Persijap ditinggalkan pemain-pemain pilarnya seperti yang terjadi musim ini, tidak terulang pada kompetisi mendatang.

”Selain itu, jangan ada lagi tunggakan gaji di akhir musim. Ini memang tidak mudah, di saat Persijap tidak mendapat suntikan dana APBD. Namun, bukan berarti tidak ada solusi dan jalar keluarnya. Makanya, kami berharap persiapan harus matang sejak jauh-jauh hari,” imbuh dia.(Wahyu KZ / Sundoyo Hardi)

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →