Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Rembang  >  Artikel ini

Sarana Berlatih Dayung Rembang Minim



Reporter:    /  @ 01:09:17  /  6 Oktober 2014

    Print       Email

Atlet perahu dayung berlatih kecepatan, ketahanan dan kekompakan di salah satu sarana latihan. KONI Rembang mengeluhkan sarana latihan yang minim. (ANTARA)

REMBANG – KONI Rembang mengeluhkan sarana tempat berlatih atlet dayung masih kurang. KONI saat ini terus menggencarkan lobi kepada pemkab setempat. Yaitu terkait pemanfaatan embung Rawaserta untuk pusat latihan para atlet dayung. 

”Sungai Karanggeneng sulit dipakai latihan. Kami mengincar Embung Rawasetra. Kami masih lobi dengan pemkab melalui sekda. Belum dijawab pasti. Namun sudah ada lampu hijau,” kata Sekretaris KONI Rembang Syaiful Burhan dikutip Mata Air Radio. 

Begitu usulan dikabulkan, KONI akan memindahkan sejumlah peralatan dan perlengkapan dayung di area dekat embung. Ia berencana mengusulkan izin pemanfaatkan tanah di sisi barat embung untuk basecamp atau markas. 

”Kalau sudah ada izin, alat-alat akan ditaruh. Rencananya tanah barat Rawasetra yang milik pemerintah itu akan didirikan markas,” ujarnya.

Ia mengemukakan, potensi berkembangnya olahraga dayung di Rembang terbuka lebar. Dia menyebutkan Kayak Double dan Single, Rembang baru saja meraih juara ketiga pada Kejuaraan Dayung tingkat Provinsi Jawa Tengah.

“Atletnya cukup banyak. Sekitar delapan orang. Regenerasi juga terus berjalan dan banyak dari kalangan pelajar. Tinggal intensifkan latihan saja. Kami juga berlatih untuk mempersiapkan Porprov Jateng 2017 sejak awal,” terangnya.

Selain sarana berlatih, secara kelengkapan peralatan latihan juga perlu ditambah. Terutama yang jenis dragon dan rowing. Burhan menyebutkan pihaknya baru memiliki masing-masing dua yaitu Kayak Single dan Double, serta masing-masing satu dragon dan rowing.

”Kami butuh tambahan masing-masing setidaknya satu dragon dan rowing. Saat ini kami baru punya masing-masing satu. Idealnya, memang dua agar bisa latih tanding antaratlet. Sempat kami berencana melakukan pengadaan tahun 2015. Namun sekarang kami fokus ke pembangunan kantor KONI dulu,” katanya. (Akrom Hazami)

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →