Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Jepara  >  Artikel ini

Pemkab Jepara Diminta Rebut Lahan Stadion



Reporter:    /  @ 02:33:31  /  4 Oktober 2014

    Print       Email

Stadion Kamal Junaidi masih digunakan untuk kegiatan sepakbola warga Jepara. Sebelumnya, status stadion itu menjadi obyek sengketa di PTUN di Semarang, antara pemkab dengan ahli waris lahan, keturunan Lurah Demaan. (KOMA / Wahyu KZ)

JEPARA – Stadion Kamal Junaidi kini menjadi pembicaraan di tengah-tengah masyarakat Jepara. Yakni, setelah pemkab dan badan Pertanahan Nasional (BPN) Jepara, kalah dalam persidangan di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) di Semarang. Banyak warga dan pecinta sepakbola di Kota Ukir itu, menyesalkan pemkab dan BPN kalah atas kasus sengketa lahan yang ditempati Stadion Kamal Junaidi dengan Arimurti, keturunan dari Lurah Demaan yang merupakan pemilik lahan tersebut.

Salah seorang masyarakat pecinta sepakbola, Sa’adi mengatakan dirinya merasa kecewa, pemkab kalah dalam sengketa lahan tersebut. Dengan kekalahan tersebut, ada kekhawatiran dalam dirinya jika stadion tersebut akan dialihfungsikan sesuai keinginan pemiliknya. 

”Lokasi stadion itu sangat strategis, jika digunakan untuk kepentingan bisnis. Karena, itu menjadi hak pemilik akan dipakai bagaimana. Hanya saja, saya mendorong pemkab untuk merebut kembali stadion itu,” kata Sa’adi ketika dihubungi Koran Muria, kemarin. 

Sa’adi berandai-andai, jika stadion tersebut berubah fungsi. Menurutnya, letak Stadion Kamal Junaidi berada di tengah kota, dan hanya berjarak sekitar satu kilometer dari Alun-alun Kota Jepara.

”Sangat mungkin jika dipakai untuk lahan bisnis. Misal membangun kompleks pertokoan atau jadi perumahan. Misal masih berbentuk stadon, maka akan disewakan atau dikomersilkan,” jelas Sa’adi.

Dirinya sebagai warga dan pecinta sepakbola di Jepara sangat berharap, pemkab berhasil merebut kembali status lahan stadion itu. Sehingga, statusnya menjadi aset negara bukan milik pribadi.

”Upaya mengajukan banding adalah langkah yang tepat. Apalagi, Stadion Kamal Junaidi masih digunakan untuk pembinaan atlet sepakbola,” terang Sa’adi.

Diketahui, pemkab dan BPN kalah dalam sengketa lahan Stadion Kamal Junaidi di persidangan PTUN di Semarang, beberapa waktu lalu. PTUN di Semarang memenangkan permohonan Arimurti, selaku ahli waris dari keturunan Lurah Demaan. 

Asisten I Setda Junaidi menyatakan, dalam waktu dekat pihaknya akan mengajukan upaya hukum banding ke PT TUN di Surabaya. ”Kami akan segera mengajukan banding,” ujarnya.

Menurut Junaidi, Stadion Kamal Junaidi memiliki nilai histori tinggi dalam pengembangan dunia sepakbola Jepara. sehingga, pihaknya akan berupaya keras mendapatkan kembali stadion tersebut. ”Apapun dilakukan, agar stadion tetap menjadi kebanggaan warga dan tidak berubah fungsi,” jelasnya.(Wahyu KZ / Aries Budi)

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →