Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Jepara  >  Artikel ini

Pedagang Akan Ditindak



Reporter:    /  @ 02:27:00  /  4 Oktober 2014

    Print       Email

Pedagang hewan kurban memberi air minum kepada hewan yang dijualnya, di lahan kosong dekat Stadion Kamal Junaidi, kemarin. Pedagang hewan kurban yang melanggar aturan, akan ditindak tegas aparat Satpol PP. (KOMA / wahyu KZ)

JEPARA – Sejumlah pedagang hewan dadakan yang ada di ruas jalan di Kabupaten Jepara, akan mendapat pengawasan ketat dari petugas. Terutama dari pihak Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jepara, yang akan mengawasi keberadaan penjual hewan kurban di sejumlah tanah lapang. Hal itu dilakukan, agar tidak mengganggu ketertiban umum dari masyarakat yang tinggal di wilayah tersebut. 

Kepala Seksi Penegakan Perda Satpol PP Jepara Suprianto mengatakan pihaknya akan menindak tegas, jika ada pedagang hewan kurban yang melanggar aturan dan mengganggu ketertiban umum. Karena, kebanyakan para pedagang hewan kurban itu, ada yang berjualan di lokasi yang tak jauh dari permukiman warga.

”Sampai saat ini, belum ada pedagang hewan kurban yang melanggar aturan dan mengganggu ketertiban umum. Tapi, kalau ada yang ketahuan menggelar dagangan hewan kurban di trotoar, tentu itu jelas pelanggaran,” kata Suprianto, kemarin.

Suprianto menambahkan, aturan mengenai boleh dan tidaknya berjualan di lahan kosong ada aturan mainnya. Yakni, diatur dalam perda tentang ketertiban, kebersihan dan keindahan (K3). 

”Jika melanggar, akan dapat sanksi kurungan tiga bulan, dan denda Rp 50 juta. Sanksi itu berlaku setelah teguran lisan dan tulisan sebanyak dua kali,” jelasnya.

Sementara itu, salah seorang pedagang hewan kurban asal Desa Krapyak, Kecamatan Tahunan Rif’an menyatakan, ia sengaja berjualan di tanah lapang selatan Stadion Kamal Junaidi. Namun, sampai saat ini belum pernah didatangi petugas Satpol PP. 

”Kami menggunakan lahan warga, bukan fasilitas milik pemerintah. Kami juga menyewa tanah dan izin ke kelurahan. Selain itu, kami rajin membersihkan kotoran ternak yang dijual,” jelasnya.

Diketahui, di selatan Stadion Kamal Junaidi ada tiga tenda penjualan hewan kurban. Setiap tenda, berisi antara 20 sampai 40 ekor kambing. Sedangkan di sisi utara Jalan HOS Cokroaminoto, terdapat satu lapak penjual kambing kurban. (Wahyu KZ / Aries Budi)

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →