Loading...
You are here:  Home  >  Sosial  >  Artikel ini

26 Kambing di Kabupaten Grobogan Tidak Layak Kurban



Reporter:    /  @ 02:06:59  /  4 Oktober 2014

    Print       Email

Petugas Disnakkan Grobogan mengalungkan label hasil pemeriksaan di leher seekor kambing yang dijual sebagai hewan kurban di Jalan Dr Soetomo Purwodadi, Jumat (3/10). (KOMA / Nurokhim)

GROBOGAN – Sebanyak 26 ekor kambing yang dijual di Kabupaten Grobogan tidak memenuhi syarat sebagai hewan kurban. Yakni umur kurang dari satu tahun, sakit mata, bagian leher luka, dan patah tanduk. Temuan tersebut hasil pemeriksaan yang dilakukan Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan), Jumat (3/10).

Pengawas Kesehatan Masyarakat Veteriner (Kesmavet) Disnakkan Andreas Iwan mengatakan, pemeriksaan hewan kurban tersebut dilakukan di sejumlah pedagang di Jalan Yos Sudarso, Jalan Hayam Wuruk, Jalan Dr Soetomo,  dan Getas Purwodadi. 

”Dari 106 ekor kambing yang diperiksa petugas, ditemukan 26 ekor tidak layak dijual seagai hewan kurban. Sedangkan hewan yang layak kurban, petugas memberi label khusus,” katanya.

Ia menjelaskan, pemeriksaan hewan kurban ini menjadi rujukan masyarakat untuk membeli hewan kurban. Yakni dengan melihat label pemeriksaan yang dikalungkan pada leher hewan kurban. 

”Pemeriksaan ratusan hewan kurban tersebut meliputi jenis kelamin, kondisi kesehatan, usia, dan lainnya,” ujarnya.

Salah seorang pedagang kambing kurban Sutikno (54) mengatakan, pemeriksaan terhadap hewan kurban oleh Disnakkan, membantu pedagang hewan kurban memberikan informasi tentang kelayakan hewan kurban kepada para calon pembeli.

”Selain menanyakan harga hewan kurban, hampir semua calon pembeli meminta penjelasan kondisi kelayakan kambing atau sapi yang akan dibeli,” katanya. 

Karena sudah ada label yang dipasang petugas Disnakkan di leher kambing dan sapi, maka semakin memudahkan pembeli untk memilih hewan yang akan dijadikan kurban. Dengan adanya label tersebut, pembeli menjadi yakin bahwa hewan yang dibelinya telah memenuhi kriteria atau syarat sebagai hewan kurban. (Nurokhim/Sumarni)

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →