Loading...
You are here:  Home  >  Hukum & Kriminal  >  Artikel ini

Polda Jawa Tengah Abai Terhadap Togel



Reporter:    /  @ 02:01:40  /  4 Oktober 2014

    Print       Email

Warga menunjukkan kupon judi togel jenis Kuda Lari, yang marak ditemui di hampir seluruh daerah di Jateng. Polri didesak untuk menyatakan perang terhadap judi togel.(KOMA / Akrom Hamzami)

KOTA SEMARANG – Polda Jawa Tengah dinilai abai terhadap peredaran judi jenis toto gelap (togel) di wilayah hukumnya. Ini terlihat dari peredaran togel yang menyeluruh hingga ke pelosok desa. 

Jateng juga disebut Indonesia Police Watch (IPW) menjadi wilayah peredaran togel terbesar di Indonesia, dengan omzet mencapai ratusan miliar per pekan.

Ketua Presidium IPW Neta S Pane menyatakan, Polda Jateng setempat seperti membiarkan peredaran judi togel di Jateng. Hal ini terlihat dari para bandar dan pengedar yang tampak bebas beroperasi.

Dari pantauan IPW, judi togel di Jateng menyebar di hampir seluruh kabupaten/kota. ”Ada dua jenis togel, yakni kupon putih Kuda Lari dan toto Singapura,” katanya, dikutip Antara, kemarin.

Dari dua jenis togel yang beredar itu, yang paling besar yakni kupon putih Kuda Lari. Judi jenis itu menurut dia, diundi setiap hari pada pukul 24.00 WIB, di Semarang. Menurut dia, omzet judi liar ini mencapai Rp 140 miliar tiap pekannya.

Sementara omzet toto Singapura relatif kecil. Hanya berkisar Rp 2-5 miliar per pekan. ”Sasaran kedua judi ilegal ini adalah masyarakat kelas bawah,” ujarnya.

Pihaknya berharap Kapolda Jateng bersikap tegas memberantas dan memerangi judi ilegal tersebut. Pihaknya juga mendesak polda segera menangkap bandar besarnya.

Ia menjelaskan, selain di Jateng peredaran togel terbesar kedua berada di Sumatera Utara. Menurut dia, sama seperti di Jateng peredaran togel di Sumut juga telah meyebar ke seluruh wilayah. Yang membedakannya adalah omzetnya, yang relatif kecil dibandingkan di Jateng.

”Omzet judi togel di Sumut hanya sekitar Rp 50-75 miliar per pekan. Kami berharap Kapolda Sumut yang baru, Irjen Pol Eko Hadi Sutedjo segera memberantas judi togel di wilayahnya,” terangnya.

IPW juga berharap Kapolri agar bersikap tegas untuk menyatakan perang terhadap judi. Pihaknya mendesak para kapolda yang tak mampu memberantas judi, untuk segera dicopot. (Ali Muntoha)

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →