Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Jepara  >  Artikel ini

Persijap Butuh Evaluasi Total



Reporter:    /  @ 01:30:18  /  4 Oktober 2014

    Print       Email

JEPARA – Pengelolaan Persijap di bawah PT Jepara Raya Multitama (JRM) di bawah kepemimpinan M Said Basalamah kembali mendapat sorotan. Salah satunya, disebabkan banyak persoalan yang melanda Persijap selama mengarungi kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim ini. Puncaknya, Persijap terdegradasi ke Divisi Utama.

Ketua PSSI Jepara Ahmad Rifai tidak mempermasalahkan jika JRM kembali dipercaya mengelola Persijap musim depan. Namun, sebelumnya harus ada evaluasi total demi perbaikan dan kemajuan Persijap.

”Pak Tafrichan (Ketua Umum Persijap) sudah menyatakan, evaluasi pengelolaan Persijap musim kemarin menyangkut sisi manajemen. Karena itulah, musim depan manajemen harus benar-benar diisi personel yang mumpuni dan mampu menjalankan fungsinya dengan baik,” kata Rifai kepada Koran Muria, kemarin.

Satu hal yang terpenting tentu terkait tentang pembiayaan dan pengelolaan dana selama kompetisi. Menurut Rifai, Persijap pada kompetisi musim kemarin terkesan asal jalan. Situasi ini membuat neraca keuangan Persijap menjadi tidak sehat. Perekrutan pemain tidak maksimal dan munculnya daftar tunggakan gaji pemain di akhir kompetisi.

”Selain itu, Persijap terlalu banyak menelan kekalahan. Di kandang sendiri, di Jepara, Persijap bisa dikalahkan Arema Cronus dengan skor telah delapan gol tanpa balas. Ini harus menjadi bahan evaluasi untuk menyiapkan dan mengelola tim agar menjadi lebih baik,” imbuhnya.

Karena itulah, dia sangat menunggu diskusi Persijap yang melibatkan tokoh-tokoh sepak bola dan stakeholder di Jepara. Dia yakin, banyak hal yang bisa disampaikan dan dicari jalan keluarnya dari dialog itu. ”Harus ditegaskan, dalam hal ini PT JRM hanya sebatas pengelola. Sedangkan Persijap tetap menjadi milik warga Jepara. Sehingga, butuh masukan dan pemikiran dari berbagai kalangan di Jepara,” terang Rifai.

Sebelumnya, Ketua Umum Persijap Tafrichan menyatakan, sampai sekarang pihaknya meyakini PT JRM di bawah Basalamah masih mampu untuk menjadi kendaraan bagi Persijap dalam mengarungi kompetisi sepak bola di Indonesia.

”Beliau (Basalamah) selaku CEO PT JRM masih sanggup untuk mengelola Persijap. Bahkan sampai dimulainya di Divisi Utama nanti,” ujar Tafrichan. (Wahyu KZ / Sundoyo Hardi)

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →